LG mampu memproduksi panel displai LCD yang lebih tipis daripada OLED. Dominasi LCD di pasar televisi flat-panel tidak akan tergoyahkan, paling tidak hingga 2015.
Pasalnya, penjualan televisi PDP semakin turun dan ekspansi OLED pun masih terbatas. Sebuah revolusi terjadi dalam industri panel displai. Sejak 2007, displai paling tipis di dunia adalah displai berteknologi OLED (organic light-emitting diode). Contohnya televisi OLED 11 inci produksi Sony Corp yang memiliki ketebalan hanya 3,0 mm.
Namun, kini televisi Sony itu tidak lagi menjadi yang paling tipis di dunia. LG Display Co Ltd telah berhasil mengembangkan panel displai LCD (liquid crystal display) 42 inci yang berketebalan hanya 2,6 mm. Jika panel LCD itu dijadikan televisi, akan tercipta televisi LCD yang tidak hanya lebih besar daripada televisi OLED yang sudah ada, tetapi juga lebih tipis.
LG menjelaskan, panel LCD paling tipis di dunia itu berbobot kurang dari 4 kg. Alhasil, jika panel itu dijadikan televisi maka menjadi lebih mudah digantung di dinding, untuk menghemat ruang di tempat tinggal ataupun perkantoran. LG menjamin, televisi LCD yang dibangun dengan panel LCD paling tipis di dunia itu akan mampu menghasilkan gambar berkualitas tinggi karena panel itu sudah beresolusi Full HD (1.920 x 1.080 piksel). Full HD adalah resolusi displai paling tinggi saat ini.
Lebih dari itu, panel LCD tersebut juga memiliki teknologi refresh rate 120 Hz. Dengan refresh rate semakin tinggi, sebuah displai mampu menampilkan lebih baik gambar bergerak karena memiliki efek bayang-bayang lebih rendah. Namun demikian, konsumen yang ingin mencoba ketangguhan televisi berpanel LCD sangat tipis itu harus bersabar. Sebab, saat ini LG belum memproduksi televisi yang menggunakan panel tersebut.
Tetapi LG menjanjikan, televisi pertama yang menggunakan panel tersebut akan ditampilkan di pameran teknologi konsumsi terbesar dunia Consumer Electronics Showyang akan berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat, Januari 2010.
"Pengembangan televisi LCD paling tipis di dunia ini adalah bukti lain dari keunggulan teknologi LG dalam memuaskan konsumen, terutama dalam desain produk dan resolusi," tandas Chief Technology Officer LG Display Co Ltd Dr In Jae Chung.
Dalam industri displai, LG memang dikenal sebagai produsen yang paling agresif memangkas ketebalan displai. Sebagai contoh, pada Mei 2009 LG sudah memperkenalkan panel LCD 42 inci dan 47 inci yang berketebalan hanya 5,9 mm. Kurang dari setahun, LG kini sudah mampu memangkas separuh ketebalan panel displai tersebut.
LG memaparkan, panel-panel LCD itu bisa menjadi sangat tipis karena menggunakan sistem backlight LED (light-emitting diode), yang dikombinasikan dengan teknologi film optik LG. Karena teknologi tersebut bersifat proprietary, tidak ada produsen lain yang menawarkan solusi yang sama. Dalam industri televisi flat panel, televisi LCD adalah teknologi paling tua.
Sebab, Sharp Corp sudah memperkenalkan televisi LCD pertama dunia pada 1988. Televisi LCD itu memiliki layar berukuran 14 inci dan hanya dijual secara terbatas. Pada 1992, Fujitsu Ltd memperkenalkan teknologi tandingan, dengan merilis televisi PDP (plasma display panel) pertama dunia.Televisi PDP itu berukuran 21 inci dan memiliki layar full-color.Pada 2007, muncul satu lagi teknologi pesaing televisi LCD, yaitu televisi OLED dari Sony. (srn)