SAN FRANSISCO - Situs yang anggotanya hanya orang-orang cantik/ganteng ternyata tidak hanya melarang orang-orang jelek untuk bergabung. Member yang ketahuan mengalami pelebaran fisik (menggemuk) akan dikeluarkan oleh pengelola.
Dilansir melalui CNN, Rabu (6/1/2010), pengelola BeautifulPeople mengaku telah 'menendang' sekira 5.000 membernya yang ketahuan mulai mengalami kegemukan. Kebijakan ini terjadi setelah beberapa anggota ketahuan mulai menggemuk pascaliburan natal dan tahun baru.
"Kami turut berduka jika ada member kami yang mengalami kegemukan. Namun kebijakan ini harus kami lakukan untuk menjaga standar kualitas member dan situs kami. Kecantikan/ketampanan adalah segalanya," ujar founder BeautifulPeople Robert Hintze.
Menurutnya, membiarkan orang-orang gemuk bergabung dengan BeautifulPeople merupakan ancaman bagi bisnis situs ini. Bahkan 'gemuk' merupakan istilah yang dianggap tidak sesuai dengan konsep semula situs ini dibuat.
Situs yang dideskripsikan sebagai klub online untuk kalangan elit ini harus melibatkan anggotanya untuk bisa memilih anggota baru. Mereka harus menilai calon anggota, apakah mereka cukup cantik/ganteng atau tidak untuk bisa masuk menjadi bagian dari kalangan BeautifulPeople.
Selama liburan, banyak member yang terlalu nyaman dengan kehidupan santai mereka sehingga badan mereka mulai gemuk dan dianggap tidak cantik lagi. Pihak pengelola pun mengirimkan email notifikasi yang menyatakan bahwa mereka tidak lagi bisa bergabung dengan situs ini. Namun begitu, pihak pengelola memperbolehkan mantan-mantan member ini untuk bergabung kembali setelah tumpukan lemak dalam tubuh mereka berhasil dihilangkan.
Hal ini, lanjut Hintze, secara tidak langsung akan memberikan banyak ruang bagi calon anggota baru BeautifulPeople.com. Selain itu, situs yang juga berfungsi sebagai media pencarian jodoh ini berupaya menjaga kualitas member-nya sehingga mereka benar-benar akan mendapatkan pasangan yang ganteng/cantik di sini.
"Kebanyakan situs cari jodoh yang ada di internet selalu tertipu dengan foto. Namun di sini hal itu tidak akan terjadi karena situs ini benar-benar akan mempertemukan pria tampan dengan wanita cantik," ujar Hintze.
Pengelola BeautifulPeople mengaku telah 'menendang' sekira 1,520 member dari Amerika, 832 member dari Inggris, 533 member dari Kanada, 510 orang dari Polandia, 425 orang dari Jerman, 402 dari Italia, 323 orang dari Prancis, 220 orang dari Denmark, 176 orang dari Turki, serta 88 orang dari Rusia.
Dari total anggota yang dikeluarkan, hampir seluruhnya mengaku telah melakukan pendaftaran ulang. Namun hanya sebagian kecil yang diterima kembali. Bahkan sekira 5.000 mantan member tidak berhasil masuk kembali ke situs tersebut. (srn)