Hampir 2.000 Orang Jadi Anggota 'PKI' di Facebook

Rachmatunnisa - Okezone
Minggu, 10 Januari 2010 13:02 wib
detail berita
(Foto: Facebook)

JAKARTA - Sebuah gerakan komunis yang muncul dalam Grup Facebook menimbulkan kehebohan dan kontroversi publik.

Grup Facebook dengan lambang palu dan arit ini mengingatkan publik pada gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang pernah hidup di era 1965.

Pada laman akun bernama 'Partai Komunis Indonesia 2010' tersebut tidak terdapat keterangan admin yang mengelola grup ini, sehingga menimbulkan banyak pertanyaan apakah grup ini dimaksudkan untuk sekedar iseng belaka atau satu gerakan yang serius.

Dalam pantauan okezone, Minggu (10/1/2010) akun Facebook ini telah menarik anggota sebanyak 1.946 orang. Anggotanya terus bertambah 2 hingga 3 orang setiap menitnya.

Partai Komunis Indonesia (PKI) adalah partai politik di Indonesia yang berideologi komunis. Dalam sejarahnya, Kami PKI pernah berusaha melakukan pemberontakan melawan pemerintah kolonial Belanda pada 1926, mendalangi pemberontakan PKI Madiun pada tahun 1948 dan dicap oleh rezim Orde Baru ikut mendalangi insiden G30S pada tahun 1965.

Namun tuduhan dalang PKI dalam pemberontakan tahun 1965 tidak pernah terbukti secara tuntas, semua hanya tuduhan bahwa pemberontakan itu didalangi PKI. Pada kenyataanya kami memberikan fakta lain bahwa PKI tahun 1965 tidak terlibat, melainkan didalangi oleh Soeharto (dan CIA).

Dan kini 2010 kami bangkit kembali untuk meluruskan Sejarah.

hidoep Rakjat!


Demikian bunyi kalimat yang tertera dalam informasi akun, seolah menggambarkan tujuan mereka dengan sangat serius.

Laman tersebut juga diwarnai adu mulut yang pro dan yang kontra terhadap kehadiran Grup Facebook ini. Dalam postingan wall terbaru mereka, disebutkan bahwa mereka mengadakan rapat terbatas dihadiri sejumlah aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) dan anggota PKI.

"bah.. pling ni org strees! gr2 gk duduk di senayan.. yg bikin status ni gagal jd anggota legislatif, lalu mau jd kepala daerah tp tdk ada partai pengusung..! mk modal bnyk banar sdh kluar..! ha..hay.. baek jajan cari lonte atau waria biar bs kau doktrin dgn teori hipokritmu yg ambigu itu. hidup koruptor..," tulis salah satu pengunjung. Ada yang mengecam, namun ada pula yang mendukung dan memuji keberanian munculnya gerakan ini di Facebook.

Akun Partai Komunis Indonesia 2010 ini pun agaknya memancing kemunculan akun lain bernama "1.000.000 Facebooker Anti Facebook Partai Komunis Indonesia 2010". Meski anggotanya belum banyak, namun gerakan ini menunjukkan tujuan mereka menyerukan aksi menentang kehadiran gerakan komunis di Facebook. (rah)

  • sofyanakbar » 0 Tanggapan
    Ini zaman modern knapa hrs balik kezaman batu lagi dimana org ambisi rebut kekuasaan bukankah kesejahteraan rakyat prioritas utama. Jaga stabilitas keamanan qt pantau jalannya pemerintahan yg jujur & bersih untuk menggiring kearah kepentingan negara yg sejahtera " WARNING " kalo qt didlm berantem aja jgn2 nanti pihak ketiga yg menfaatin kelemahan bangsa ini. SADARLAH WAHAI ANAK BANGSA.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ngayodo » 0 Tanggapan
    Celotehan yang memutarbalikan fakta dan sejarah. Kalau ini anak yang terlahir setelah tahun 1960 itu wajar karena memang tidak pernah tau apa itu pemberotakan G 30 S, berarti iseng saja. Kalau celotehan itu orang yang terlahir sebelum 1960 ini "serius" dan ngawur sehingga perlu di usut tuntas siapa dia. Tahun 1948 dia mengaku mendalangi pemberontakan, sedangkan tahun 1948 Indonesia telah dinyatakan merdeka sehingga secara tidak sadar dia juga mengakui kalau PKI waktu itu telah melakukan pengambil alihan kekuasaan (Kudeta) untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Komunis. Di tahun 1965 dengan berdalih adanya pembentukan dewan jendral yang akan melakukan kudeta cara tersebut akan diulang. Tetapi kedok kemudian terbongkar dengan ditemukanya aktivitas di Lubang Buaya dimana dewan jendral yang dimaksud dibunuh secara kejam dan dimasukan kedalam sumur. Yang berperan disana adalah para GERWANI dan PEMUDA RAKYAT yang menjadi underbow nya PKI lengkap dengan simbol & gambar palu arit. Ini fakta yang benar, lha kok sekarang membalikan fakta keterlibatan PKI tanpa bukti dan G30S didalangi Soeharto yang sudah tiada. Yang membuat celotehan itu jelas politikus GUOOBLOOK!!! 2000 orang pemuja komunis itu belum ada apa-2 nya mas, dibandingkan dengan anggota Partai nasionalis yang paling kecil sekalipun.
    Beri Tanggapan Laporkan

Beri komentar