LAS VEGAS - CEO Qualcomm Paul Jacobs percaya bahwa teknologi nirkabel telah secara dramatis mengubah cara orang hidup dan berkomunikasi satu sama lain.
Untuklah Jacobs mengatakan kalau Qualcomm dalam masa depan mempunyai visi untuk masuk ke dalam semua sendi bisnis yang diantaranya adalah ponsel cerdas, smartbook dan netbook. Pasalnya semua unit tersebut bagi Qualcomm lahan basah yang harus digarap.
"Wireless akan mempengaruhi setiap aspek kehidupan kita. Contohnya seperti Amazon Kindle adalah bahwa orang tidak berpikir tentang hal ini sebagai perangkat nirkabel. Mereka hanya menggunakannya untuk membaca buku-buku mereka," tukasnya, seperti yang dilansir IT Pro, Selasa (12/1/2010).
"Itu semacam pengalaman magis untuk perangkat elektronik konsumen di masa depan," tambahnya.
Pembuat PC Lenovo pada hari Jumat memulai debutnya bekerja sama dengan Qualcomm dengan menghadirkan smartbook Skylight, yang dibenamkan dengan Qualcomm Snapdragon berkekuataan 1GHz.
"Sebuah era baru akan datang untuk mobile internet. Notebook akan tetap menjadi perangkat penting tetapi tidak dapat lagi memenuhi kebutuhan masyarakat. Mereka membutuhkan faktor bentuk yang lebih kecil, sesuatu yang ramping, mudah untuk menyambung ke Internet dan disesuaikan untuk konten Internet bukan hanya untuk kantor," kata CEO Lenovo Yuanqing Yang.
Sementara itu, Jacobs juga mengumumkan bahwa Qualcomm akan bekerja sama dengan Google Chrome OS untuk mendukung sistem operasi, serta bergabung dengan sistem operasi lainnya seperti Android, Linux, Symbian dan Windows Mobile.
Bagi Qualcomm, ponsel cerdas mempunyai ceruk yang menguntungkan bagi perusahaannya. Terlebih, pengapalan perangkat genggam ini akan meningkat pada tahun 2011 mendatang.
"Pengapalan ponsel cerdas akan melebihi pengapalan komputer pada 2011 mendatang," tandasnya. (tyo)