Getting Time...

Intel: Harga Komputer Tak Akan Turun

Susetyo Dwi Prihadi - Okezone
Selasa, 19 Januari 2010 15:38 wib
Ilustrasi (Foto: Dok okezone)

JAKARTA - Menurut laporan IDC, penjualan komputer di Indonesia mencapai angka 3 juta unit, atau mengalami kenaikan 640 persen dari tahun sebelumnya. Salah satu faktor yang membuat angka ini naik adalah faktor netbook.

"Masyarakat Indonesia kalau melihat barang murah pasti langsung membelinya. Apalagi dengan harga Rp3 jutaan dan lebih murah dari ponsel, netbook cepat laku. Sekarang lihat saja, cuma di Indonesia netbook yang bisa laku keras," tutur Budi Wahyu Jati, Country Manager Intel Indonesia, di Jakarta, Selasa (19/1/2010).

Tak mengherankan kalau setiap vendor baik global maupun lokal, memancing penjualan dengan merilis netbook terlebih dahulu. Bahkan diprediksi IDC, seperti yang dikutip Budi, di tahun 2010 mendatang penjualan di tanah air bakal meningkat menjadi 4 juta unit.

Tren pasar pun juga berubah seiring dengan hadirnya Windows 7, sistem operasi terbaru dari Microsoft ini menawarkan berbagai kelebihan, namun dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Ini belum termasuk dengan prosesor yang dihadirkan Intel, yang turut menyasar segmen low end, seperti Core i3 yang terbaru.

Lalu dengan kolaborasi murah meriah tersebut akan menyebabkan harga komputer akan turun di masa yang akan datang?

"Tidak. Harga komputer tidak akan berubah. Artinya tidak akan ada kenaikan, tidak pula turun," sebut pria plontos tersebut.

Budi menjelaskan, harga yang tidak turun atau naik, bukan berarti teknologi yang disematkan akan sama juga. Karena, kendati harga sama, tapi teknologinya sudah berubah.

"Harga Rp5 juta sekarang dengan harga Rp5 juta yang dulu tentu berbeda. Kendati harganya sama, namun komputer sekarang akan jauh lebih powerfull," tegasnya. (tyo)

  • bau badan » 0 Tanggapan
    apa mungkin akan turun harga..gara-gara AFTA yah?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Mr. Sicaul » 0 Tanggapan
    Selain harga murah dan faktor semakin canggihnya teknologi komputer, Gaya hidup masyarakat indonesia nampaknya mulai gandrung dengan hal-hal yang berbau digital. Jd masyarakat Indonesia saat ini sedang butuh teknologi yang canggih sebagai pendukung aktivitas mereka.
    Beri Tanggapan Laporkan

Beri komentar