o1 o2

Techno - Internet


Microsoft Kurangi Koleksi IP Address di Bing

Rabu, 20 Januari 2010 - 12:50 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Sarie - Okezone

BRUSSELS - Microsoft berencana untuk mengurangi periode penyimpanan alamat IP di Bing dari 18 bulan menjadi hanya 6 bulan. Rencana ini menyusul permintaan dari forum privasi data negara-negara Eropa.

Menurut Microsoft, perubahan ini akan membuat Bing menjadi pilihan yang lebih baik bagi para pengguna internet yang sangat peduli dengan privasi. Fokus inilah yang selama ini dianggap luput dari perhatian mesin pencari Google, yang notabene merupakan pesaing terberat Bing. Pasalnya, Microsoft akan menghapus seluruh IP address dari daftar pencariannya.

"Kami percaya, keseimbangan antara privasi dan efisiensi merupakan keinginan yang ada dalam benak seluruh konsumen internet. Jika keduanya seimbang maka mesin pencarian kami akan lebih atraktif," ujar John Vassallo dari Microsoft, seperti dikutip melalui Yahoo News, Rabu (20/1/2010).

Saat ini, Microsoft sendiri mengaku, di Eropa, Bing masih menduduki posisi yang jauh di bawah Google. Pangsa pasar Bing di Eropa hanya sekira 2 persen, sedangkan Google telah mencapai 80 persen.

Menurut Google, menyimpan data dari daftar pencarian merupakan hal yang penting untuk memaksimalkan proses hasil pencarian dan dapat dijadikan sebagai senajta untuk melindungi keamanan layanan melawan aksi hacking dan penipuan internet.
Google sendiri mengaku membiarkan para pencarian secara anonim setelah kurun sembilan bulan. Sedangkan Yahoo memungkinkan log data anonim setelah 90 hari dengan tujuan memerangi penipuan, melindungi sistem hingga lebih aman dan memenuhi kebijakan hukum yang ada.

Lembaga proteksi data di Eropa telah meminta kepada para penyedia layanan pencarian untuk menyimpan data pencarian selama maksimal enam bulan lamanya. (srn)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar

[+lihat komentar]


o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4