Pertumbuhan data tak pernah bisa dicegah. Yang jadi persoalan adalah, bagaimana merancang penyimpanan data tanpa mendongkrak biaya perusahaan. Kini, Anda bisa melirik Virtual Private Server (VPS).
VPS juga dikenal dengan Virtual Dedicated Server (VDS), yakni solusi untuk mendapatkan keleluasaan seperti dedicated server dengan sebagian harga saja. Satu server utama yang berkapasitas besar akan dibagi menjadi beberapa virtual server yang masing-masing terpisah satu sama lain, memiliki sistem operasi sendiri layaknya memiliki dedicated server dengan konfigurasi yang cepat. Kalau kita analogikan, menyewa VPS kurang lebih sama dengan menyewa Apartemen, di mana Anda hanya menyewa sebagian ruang yang memiliki fungsi lengkap sebagai rumah tinggal, dari satu gedung penuh.
Banyak nilai tambah yang bisa diperoleh perusahaan pengguna jasa VPS. Nilai tambah yang menguntungkan dapat diperoleh dengan catatan memilih penyedia jasa VPS yang memiliki jaringan sendiri. Tujuannya, agar fasilitas servernya memiliki konektivitas yang terintegrasi penuh. Atau, Anda mendapatkan one stop VPS solution, karena dengan berlangganan VPS dan jaringan ke satu provider, secara otomatis terwujud single-point-of contact untuk end-to-end fasilitas VPS. Nilai tambah lainnya juga dapat diperoleh dari penyedia jasa yang memiliki fitur lengkap, misalnya fitur-fitur aplikasi, ecommerce, dan web development, serta flexible karena bisa disesuaikan dengan skala usaha.
Nah, berkaitan dengan tren teknologi virtualisasi ini, PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) memperkenalkan solusi VPS Lintasarta.
"VPS Lintasarta adalah jasa server virtual yang telah terinstal dengan sistem operasi Linux Rehat, dan pelanggan diberikan akses sebagai administrator. Paketnya dibedakan berdasarkan disk space, resource rating seperti CPU maupun memori, dan jumlah firewall rules yang bisa digunakan," papar GM Marketing Lintasarta M Ma’ruf.
Lalu, apa nilai lebihnya? Dia menjelaskan, VPS Lintasarta memiliki berbagai keunggulan, yaitu sebagai one stop, featured and flexible hosting VPS solution.
Dikatakan sebagai one stop VPS solution, karena menawarkan solusi terpadu akses internet, atau dengan solusi pusat data lainnya. Tarif bundling jasa ini dapat memberikan nilai tambah berupa jasa internet/- pusat data sehingga dapat menghindari komoditisasi jasa. Jasa ini pun juga istimewa lantaran dilengkapi dengan fitur- fitur aplikasi, ecommerce dan web development, serta flexible. Pasalnya, bisa disesuaikan dengan skala usaha. Dia menambahkan, khusus perusahaan yang memiliki target pengunjung dari mancanegara, solusi VPS sangat tepat. Ini dikarenakan penempatan server/website-nya di Amerika Serikat.
Selain itu, VPS Lintasarta menyediakan solusi payment online yang terintegrasi dengan bank-bank utama di Indonesia. Sementara itu, penyedia perangkat pusat data, Fujitsu melempar ke pasar dua tipe server mono-socket multiguna generasi baru dengan arsitektur terkini yang memanfaatkan teknologi Intel Xeon 3400 dan prosesor inti ganda 32nm -sebelumnya dikenal dengan sandi Clarkdale. Kedua server itu adalah tipe tower Primergy TX150 S7 dan tipe rak Primergy RX100 S6. Keduanya termasuk dalam keluarga server mono-socket yang menjadi pelengkap lini server dual-socket Fujitsu yang diluncurkan akhir 2009.
Produk tersebut memberikan nilai lebih dalam ketangguhan, membuka berbagai kemampuan mutakhir dengan harga sangat kompetitif, serta sangat hemat energi.Kedua server ini berbasis standar industri sehingga mudah dikembangkan, sekaligus sebagai solusi server multiguna.
"Server Primergy generasi baru ini menawarkan teknologi server canggih dengan harga terjangkau, memberikan kinerja, ketangguhan, dan keandalan papan atas bagi pelanggan yang memperhitungkan harga," kata Motohiko Uno,Regional Head of Fujitsu Platform Business berpromosi.
Menurut dia, Primergy TX150 S7 dan Primergy RX100 S6 cukup terjangkau untuk menarik minat pelanggan di segmen pasar bisnis skala kecil dan menengah. Country Manager Platform Products Fujitsu Indonesia Kurnia Wahyudi menuturkan, model baru ini diperkuat prosesor-prosesor baru, generasi kedua (Gen2) slot PCIE dan antarmuka SAS 2.0. Berbekal arsitektur baru itu, server mono ini sangat mudah dikembangkan -hingga 32GB RAM. Model tower maupun rak adalah terobosan dalam peningkatan kinerja, sehingga bisa mendukung pemrosesan databaseyang membutuhkan sumber daya intensif, kemampuan yang selama ini milik sistem-sistem papan atas.
Server tower Primergy TX150 S7 dirancang sebagai sistem prosesor tunggal dual-core dan quad-core yang mampu bekerja keras pada infrastruktur terdesentralisasi. Melalui keandalannya ini, Primergy TX150 S7 punya kapasitas besar guna penambahan memori,sehingga kinerjanya lebih tinggi lagi pada lingkungan tervirtualisasi. Sementara, server rak Primergy RX100 S6 dioptimalkan untuk menjadi server multiguna sejati, tepat untuk infrastruktur bisnis kecil dan menengah atau lingkungan komputasi non-mission critical, seperti web server,terminal server, dan server infrastruktur.
Melalui konsep hard drive modular, server ini mendukung diskberukuran dua 3,5 inci atau empat diskukuran 2,5. ”Memberikan pilihan teknis yang lebih baik. Konsep ini juga memungkinkan dukungan kesiagaan sistem untuk berbagai macam aplikasi dan skenario TI. Konfigurasi RAID modular mendukung SATA, SAS, dan SSD,” pungkasnya. (srn)