Getting Time...

Nokia Berikan Akses Peta Digital Gratisan

Sarie - Okezone
Jum'at, 22 Januari 2010 13:01 wib
detail berita

HELSINKI - Vendor ponsel terbesar asal Finlandia, Nokia berencana untuk memberikan aplikasi peta gratisan untuk ponsel pintar mereka yang ditujukan untuk pengguna high-end. Langkah ini sebagai upaya untuk menarik kembali pengguna peta digital Nokia yang pindah ke Apple dan Google.

Pengguna smartphone Nokia akan memiliki akses gratis menggunakan peta yang ditujukan bagi para pejalan kaki dan pengemudi. Peta tersebut akan berisi jalan-jalan di 180 negara di dunia yang di pandu dengan 46 bahasa dan dilengkapi suara navigasi bagi 74 negara saja.

Tidak hanya itu, Nokia juga akan menyematkan informasi trafik dan detil kecepatan pengguna. Bahkan aplikasi yang mirip dengan interface Facebook memungkinkan pengguna mempublikasikan lokasi keberadaan mereka ke dalam situs jejaring sosial. Selama ini Nokia selalu membebankan biaya dalam layanan peta yang diberikan, yakni sekira USD2,24 per hari. Dengan upaya ini secara tidak langsung sebagian revenue Nokia akan menghilang sedikit. Padahal Nokia memiliki target peningkatan revenue hingga dua miliar euro hingga 2011.

Layanan peta digital ini sepertinya tidak terlalu sulit bagi Nokia karena sebelumnya, Nokia telah lebih dulu mengakuisisi Navteq senilai USD8,1 miliar pada tahun 2007.

Langkah Nokia ini merupakan salah satu upaya untuk merebut kembali para penggunanya yang sempat berpindah ke Apple dan Google. Kedua perusahaan tersebut memang memiliki layana peta digital sendiri yang dianggap lebih menarik.

Selama ini, Nokia terus berjuang untuk mempertahankan pangsa pasar dengan memperkenalkan software dan layanan Ovi Store. Segmen smartphone lumayan memberikan kontribusi penting bagi profit Nokia.

"Ini merupakan kompetisi head-to-head dengan Google, untuk mempertahankan pengguna peta digital secepat mungkin. Nokia benar-benar mempertaruhkan diri. Dengan upaya ini, Nokia akan dapat memberikan gambaran yang jelas pertumbuhan peta digital yang ada di dunia untuk kemudian akan menjadi dasar bagi pasar iklan Nokia," ujar Analis dari CSS Insight Ben Wood. (srn)

Beri komentar