SYDNEY - Hampir 30 persen pengendara mobil di Australia mengaku kerap berkirim SMS sambil menyetir. Jumlah ini naik dari sebelumnya di tahun 2004 yang jumlahnya hanya sekira 17 persen.
Hal ini diketahui melalui hasil survei yang dilakukan oleh operator telekomunikasi setempat, Telstra. Executive Director Consumer Telstra Jenny Young menyebutkan, riset ini memberi peringatan bahwa semakin banyak jumlah warga yang berkirim SMS sambil mengendarai mobil.
"Riset Telstra memperlihatikan, hampir setengah partisipan percaya bahwa menggunakan ponsel sambil menyetir bukanlah masalah serius. Itu sebabnya mereka mengacuhkan larangan ber-SMS sambil menyetir," kata Jenny seperti dikutip dari Cellular-news, Sabtu (23/1/2010).
Melalui studi ini juga diketahui bahwa hampir 25 persen pengendara mobil yang melanggar larangan menggunakan ponsel terdiri dari mereka yang berada dalam rentang usia 25 hingga 34 tahun.
Jenny mengingatkan para pengendara mobil agar menyadari bahwa menggunakan ponsel terutama mengetik SMS sambil menyetir tak hanya berbahaya tetapi juga merupakan tindakan ilegal.
"Demi keluarga dan pengendara mobil lainnya, mohon untuk fokus saat mengendarai mobil dan jangan gunakan ponsel karena keselamatan merupakan hal paling utama," tandasnya. (rah)