NEW YORK - Larangan penggunaan ponsel saat berkendara dinilai takkan mengurangi jumlah kecelakaan di jalan raya. Highway Loss Data Institute, sebuah perusahaan asuransi di Amerika Serikat mengungkapkan hal tersebut berdasarkan survei yang dilakukan di New York, Amerika Serikat.
Survei utersebut menunjukkan bahwa tiap bulan tak terjadi penurunan jumlah kecelakaan yang signifikan meskipun telah ada larangan penggunaan ponsel.
"Aturan tersebut tak mengurangi jumlah, meskipun kita tahu aturan tersebut telah diterapkan di belahan dunia dan bahkan banyak studi yang mengungkapkan bahwa menggunakan ponsel saat berkendara dapat meningkatkan jumlah kecelakaan, padahal tidak," ujar Adrian Lund, Presiden HLDI seperti dilansir NPR, Jumat (28/1/2010).
Lung menambahkan bahwa, banyak pengendara yang melakukan cara lain untuk menggunakan telepon saat berkendara, seperti menggunakan handsfree. Sehingga meskipun dilarang menggunakan telepon orang masih bisa melakukan percakapan dengan handsfree tanpa perlu memegang handsetnya tersebut.
Penyebab kecelakaan kendaraan, menurut Adrian lebih banyak disebabkan faktor-faktor lain seperti, pengendara dalam keadaan mabuk.
Menanggapi hal tersebut, wakil Transportation Secretary, Ray LaHood mengungkapkan survey yang dilakukan HLDI tak masuk akal dan pihaknya tetap mendorong pemberlakuan larangan penggunaan ponsel saat berkendara. (ugo)