Getting Time...

Pengamat: Orang Tua Harus Tahu Teman Anak di Internet

Koran SI - Koran SI
Selasa, 9 Februari 2010 17:39 wib
detail berita

JAKARTA - Kasus Marietta Nova Triani yang diduga diculik teman Facebooknya, hanya berselang satu pekan dari tertangkapnya Endry Margarini alias Vey, 21, dan Achmad Afif Muslichin, 32, warga Sidoarjo. Keduanya dibekuk polisi dengan tuduhan terlibat trafficking menjurus prostitusi. Dua orang ini menjaring dan menawarkan anak-anak di bawah umur melalui Facebook.Diduga ada sindikat di balik aksi Vey dan Afif.

Sosiolog Universitas Airlangga, Surabaya, Bagong Suyanto, mengingatkan agar semua orang bijak dalam menggunakan situs jejaring sosial. Jika menggunakannya dengan bijak, efek negatif bisa diminimalisasi.

"Situs jejaring sosial semacam Facebook bak sebuah pisau. Tergantung pemakainya," kata Bagong.

Terungkapnya dua kasus itu juga makin menguatkan imbauan agar orang tua selalu mengontrol aktivitas anaknya dalam situs jejaring sosial.

Menurut pengamat sosial media dan teknologi informasi Nukman Luthfie, selain harus waspada, orang tua harus mempelajari secara mendalam soal media sosial ini demi masa depan anak-anak.

"Kalau ikut aturan, sebenarnya Facebook tidak diperbolehkan untuk anak di bawah umur 13 tahun," kata Nukman.

Menurut Nukman, Facebook jelas-jelas tidak mem-perbolehkan anak di bawah usia 13 tahun untuk bergabung. Demikian pula jejaring sosial lain yang sejenis seperti Friendster atau MySpace. Meski demikian, banyak anak-anak Indonesia di bawah 13 tahun yang menjadi anggota Facebook, bahkan dengan sepengetahuan orang tuanya.
Nukman mengaku heran kalau sebagian orang tua malah bangga anaknya punya akun di Facebook.

Berdasar penelusurannya, ditemukan fakta bahwa dari 17,6 juta pemilik akun facebook asal Indonesia, 360.000 di antaranya berumur 13 tahun. Dia meyakini bagi yang umurnya kurang dari 13 tahun, dipastikan hanya mengaku berumur 13 saat membuat akun tersebut.

"Bagi orang tua, saya sarankan untuk segera menghindarkan anak-anaknya yang belum berumur 13 tahun dari Facebook atau jejaring sosial sejenis. Memang banyak games menarik di Facebook yang bisa menggoda anak-anak. Namun tetap saja harus dihindari. Masih banyak games lain yang menarik dan bisa dimainkan tanpa harus jadi anggota Facebook," kata Nukman.

Pun untuk remaja yang sudah berhak membuka akun di Facebook, perlu mendapat perhatian dari orang tua. Orang tua harus mengenal betul dengan siapa anaknya berteman di jagad maya. (srn)

  • Ratna » 0 Tanggapan
    gk bs sepenuhnya menyalahkan ortu,anknya jg salah sehrnya umur segt kan rajin belajar untk masa depan ini malah yng aneh2 ikut situs jejaringan sosial.smbrangan percya ma orng yg blum dikenl alias tmn dlm dunia maya.w sarankan penguna fb jgn terlalu mengumbar rahasia pribdi az.
    Beri Tanggapan Laporkan

Beri komentar