JAKARTA - Popularitas jejaring pertemanan, sepertinya dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh operator telekomunikasi. Telkom Flexi pun melirik kesempatan tersebut sejak awal 2010 dengan meluncurkan produk terbarunya ponsel Flexi Chatting untuk segmen low end.
Mengusung ponsel ZTE S130, yang dijual seharga Rp299.000, Flexi mengklaim telah berhasil menjual sekira 10.000 unit Flexi Chatting.
"Kami menargetkan sekira 25 ribu unit penjualan S130 dalam tiga bulan sejak peluncurannya 17 Januari 2010 lalu, kalau penjualan baik kita akan tambah lagi," kata Manager Marketing and Promotion Divisi Telkom Flexi, Agus Miftach kepada okezone di Graha Flexi, Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (10/1/2010).
Agus mengatakan, di akhir Februari ini, Flexi juga akan kembali meluncurkan ponsel Flexi Chatting untuk segmen mid-end, yakni ZTE C366.
"Khusus ponsel ini kami akan meluncurkan 15 ribu unit di tahap awal," kata Agus.
Flexi chatting C366 berbeda dengan ZTE S130, baik segi harga maupun kemampuan. Flexi Chatting C366 akan dibanderol dengan harga sekira Rp549.000.
"Kemampuannya berbeda dengan flexi untuk low-end, mengingat ponsel ini bisa juga difungsikan sebagai modem," kata Agus.
Sementara itu, Content and Commerce App Development Divisi Telkom Flexi, Gigin Hergianto mengatakan animo masyarakat terhadap ponsel flexi chatting cukup besar. Jumlah pelanggan Flexi yang online menggunakan fasilitas Flexi Chatting cukup banyak.
"Hingga saat ini per hari jumlah yang online bisa mencapai 8.000-9.000 pelanggan," ujarnya.
Layanan Flexi Chatting merupakan layanan chatting laiknya instant messaging.
"Pelanggan cukup membayar Rp2.000 per minggu sudah bisa menggunakan layanan Flexi Chatting, Yahoo Messenger, dan Google Talk, selain itu pengguna juga bisa mengakses facebook dan twitter dengan biaya Rp1.000 per minggu untuk masing-masing aplikasi," kata Gigin
Program Flexi Chatting diharapkan mampu mendongkrak jumlah pelanggan flexi yang hingga 2009 mencapai 15, 7 juta pelanggan.
"Target tahun ini kami akan menambah pelanggan sekira 1,8 juta sehingga akhir 2010 mencapai 17, 5 juta pelanggan," kata Agus.
Sementara untuk BTS, Flexi didukung 5.000 BTS di 320 kota di Indonesia. (srn)