PARIS - Uni Eropa mengkritik penyedia perangkat Telekomunikasi, Nokia Siemens Network (NSN) karena telah memasarkan perangkat monitoring telekomunikasi kepada pemerintah Iran.
NSN dikritik keras, oleh anggota parlemen Uni Eropa dan bahkan sejumlah anggota mengusulkan agar perusahaan-perusahaan Eropa lainnya tak menyuplai perangkat teknologi untuk tujuan penyensoran atau aktivitas intelijen ke negara seperti Iran.
Cellular-News, Jumat (12/2/2010) melaporkan, perangkat teknologi NSN digunakan pemerintah Iran untuk kebutuhan sensor dan penyadapan percakapan telekomunikasi oleh pemerintah Iran. Langkah tersebut dilakukan pemerintahan Ahmadinejad kepada lawan-lawan politiknya.
Pada 31 Maret 2009, NSN menjual perangkat Intelligence Solutionsnya kepada Iran melalui, Perusa.
NSN sendiri membantah. Menurut NSN pihaknya hanya menjual perangkat yang hanya dapat memonitor percakapn telepon, pihaknya tak menyediakan perangkat yang mampu memfilter internet atau penyesoran situs. (srn)