Getting Time...

Kaskus Galang Dukungan Tolak RPM Konten Multimedia

Stefanus Yugo Hindarto - Okezone
Sabtu, 13 Februari 2010 15:50 wib
detail berita

JAKARTA - Pendiri Kaskus, Andrew Darwis menyatakan kecewa dengan rencana pemerintah untuk mengeluarkan peraturan menteri tentang konten multimedia. Aturan tersebut akan menghambat pertumbuhan industri konten lokal di Indonesia.

"Kami sedikit kecewa dengan pemerintah, karena di saat internet sedang berkembang pemerintah justru mengeluarkan rancangan peraturan tersebut," kata Andrew kepada Okezone, Sabtu (13/2/2010).

Ditambahkan Andrew, seharusnya pemerintah mendukung tumbuhanya industri konten lokal dan bukan mengeluarkan aturan justru bisa mematikan industri. "Ini aneh, seperti tidak ada kerjaan lain saja," tegasnya.

Diakui Andrew, pihaknya keberatan bila setiap tahun harus melaporkan konten kepada Tim Konten Multimedia yang akan dibentuk oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul sembiring.

"Internet itu ada sisi baik dan sisi buruknya, semua diserahkan kepada masing-masing Individual, sebaiknya pemerintah bisa mencari cara lain, seperti memberikan pendidikan internet sejak di bangku sekolah dasar, dan bukan  mengawasi atau menyensor konten di dunia maya," kata Andrew.

Kaskus sendiri, telah menggalang sejumlah dukungan untuk menolak RPM tersebut. "Anggota kami telah membuat thread penolakan dan anggotanya kini sudah mencapai sekira 3000  orang," kata Andrew. (ugo)

  • Ferdinand » 0 Tanggapan
    Setuju..... Saya sendiri ga setuju klo RPM itu sampe disahkan.... Jangan Cuma Liat Sisi Negatif'y, banyak sisi positif dari Internet, buktinya kasus kejahatan yg ga bisa diungkap sama polisi bisa selesai dengan bantuan Internet.... Dan yg paling saya ga setuju yaitu sensorship'y karna saya juga blogger yg punya 3 akun blog.... Chayo!! Tolak RPm Konten.....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • jokowi » 0 Tanggapan
    .... yang penting bagaimana mengatasi cultural lag yang terjadi , bukan melarang- larang ...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • paidi » 0 Tanggapan
    ane setuju ma mimin.... n yakin kalo seluruh kaskuser pun mendukung... ane siap komando dr mimin... namanya internet sedang berkembang...pasti ada dmpak positif n juga ga memungkiri adanya dampak negatif!!! jd jangan asal buat peraturan yg mematikan...cari solusi untuk bisa memperbaiki individu2nya yg buat rusak dong!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • T.S.Pasaribu » 0 Tanggapan
    Generalisasi Masalah. Kita telah set back akan keterbukaan dengan hadirnya RPM yang mana timingnya bersamaan dengan hiruk pikuknya suasana parade politik di Negara ini,dimana saat ini sarana Internet merupakan salah satu media yang digunakan masyarakat mengkritisi pemerintah maupun Legislatif.Kentalnya suhu politik dewasa ini telah menggiring opini mayarakat dengan dengan pertanyaan:Apakah RPM pesanan Pemerintah dan Partai Koalisi dengan pemerintahan SBY?Tentu pertanyaan tadi masuk akal,dengan menghadirkan RPM tentu akan mengurangi penetrasi kritik kepada penguasa karena penyelenggara akar berpikir seratus kali melihat wajah RPM yang menakutkan.Lagi lagi facebooker yang mengalami masalah yang persentasinya sangat kecil terhadap pengguna Internet secara keseluruhan telah di blow up kemasyarakat agar mendapat simpati dari publik,seolah memperlihatkan inilah imbas. Disini telah terjadi generalisasi masalah kecil dari facebooker yang tidak tau rambu rambu,seolah olah Internet merupakan hutan belantara yang tidak dimiliki HPH.Dari kejadian sekelompok kecil facebooker tersebut,kita harus mengambil hikmah antara lain kembali kepada orang tua,guru dan si anak tersebut dalam arti lain kalau ada tikus di lumbung,bukan lumbungnya kita obrak abrik. Mari kita tolak RPM
    Beri Tanggapan Laporkan
  • teostra » 0 Tanggapan
    gw setuju ama mimin... berjuang min
    Beri Tanggapan Laporkan

Beri komentar