CALIFORNIA - Beberapa hari lalu Google memperkenalkan platform jejaring sosialnya bernama Google Buzz. Tak pelak 'mainan' baru ini menjadi bahan diskusi hangat di Twitter. Apa hasil kesimpulannya?
Sebuah kesimpulan yang diambil Crimson Hexagon, seorang analis internet menyebutkan, sebagian besar atau kurang lebih 50 persen pengguna twitter membicarakan Google Buzz tersebut, tentunya dengan beragam pendapat mengenai platform jejaring sosial baru itu.
Dilansir melalui Mashable, Senin (15/2/2010), yang mengejutkan dari diskusi mengenai Google Buzz tersebut dapat disimpulkan bahwa 32 persen warga Twitter kurang menyukai konsep dari Buzz. Sementara itu, 16 persen lainnya memberikan komentar yang positif.
Presentase dari kesimpulan itu juga memperlihatkan, enam persen pengguna Twitter menyatakan kalau mereka akan tetap setia menggunakan Twitter. Sedangkan sisanya, masih ragu-ragu terkait dengan masalah privasi di Google Buzz sendiri.
Meski telah diperbaiki sistem privasinya, Google Buzz masih saja menuai kritikan. Bahkan tersiar kabar Google akan menghapus layanan tersebut. Namun serta merta Google pun membantah.
Google Buzz diluncurkan belum lama ini untuk ikut meramaikan maraknya penggunaan jejaring sosial yang diawali dengan kesuksesan Friendster, Facebook dan Twitter. (rah)