Sebulan, 7 Kasus Penculikan via Facebook

Sebulan, 7 Kasus Penculikan via Facebook
JAKARTA - Sepanjang Januari hingga Februari 2010 komisi nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mendapatkan 36 laporan terkait kasus Anak yang menjadi korban Facebook.

"Untuk Penculikan anak ada 7 kasus," kata sekjen komnas PA, Arist Merdeka Sirait pada seminar internet sehat bertajuk 'Antisipasi Penyalahgunaan Situs Jejaring sosial' di FX plaza Jakarta, Selasa (23/2/2010).

Laporan tersebut menunjukkan modus-modus yang berawal dari FB. Tak hanya perdagangan anak, tapi juga anak bisa menjadi korban pemerkosaan.

Arist mengatakan, teknologi harus dikelola dengan baik untuk mengantisipasi kejahatan via internet. Selain itu orang tua juga berperan penting dalam mengantisipasinya.

"Selama orangtua belum bisa menjadi tempat curhat anak, maka anak akan menjadikan teman di FB sebagai tempat curhat," kata Arist.

Arist juga menyesalkan tindakan walikota depok, Nurmahmudi Ismail yang melakukan sidak ke warnet-warnet.

"Kenapa anaknya yang disalahkan, itu kebijakan panik, bahkan RPM yang dikeluarkan pemerintah itu juga kebijakan telat," kata Arist.

Ada beberapa benteng yang dapat menangkal bahaya Facebook. Pertama, keluarga, kedua lingkungan sosial, dan ketiga negara. Dalam keluarga, seorang ibu memegang peranan penting.

"Banyak ibu yang membikin akun Facebook untuk anaknya bahkan lengkap dengan data diri, dan ini juga menyebabkan maraknya kasus penculikan via Facebook," ujarnya.

Arist mengatakan, modus ini akan semakin meningkat jika teknologi tak dikelola dengan baik. (srn)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Gantikan S5, Samsung Hadirkan S5 Plus dengan Prosesor Lebih Kuat