Getting Time...

Joint Venture NEC, Casio, Hitachi Terancam Ditunda

Sarie - Okezone
Minggu, 28 Februari 2010 15:13 wib
detail berita
Casio Phone

TOKYO - September lalu, tiga vendor komputer di Jepang berencana untuk membuat perusahaan baru di bidang ponsel. Sayangnya, rencana ini sepertinya akan tertunda untuk waktu yang cukup lama.

NEC, Casio dan Hitachi berkomitmen untuk menyelesaikan proses pembuatan perusahaan pada April 2010. Namun rencana tersebut akan terhambat karena ketiga perusahaan harus memasukkan dokumen ke lembaga antipersaingan usaha dan meyakinkan mereka bahwa kerja sama ini tidak akan menimbulkan persaungan tidak sehat di pasar ponsel Jepang.

Dilansir melalui Cellular News, Minggu (28/2/2010), lembaga terkait merasa bahwa proses review kerja sama tersebut tidak akan selesai pada Maret 2010, kemungkinan mereka membutuhkan waktu lebih. Oleh karena itu, ketetapan kerja sama diperkirakan tidak akan sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Bahkan ketiga perusahaan sepakat untuk menunda peluncuran kerja sama ini sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Padahal, ketiga perusahaan telah memiliki nama untuk perusahaan baru tersebut. Nantinya perusahaan itu akan diberi nama NEC Casio Mobile Communications dan diharapkan akan dapat diperkenalkan pada publik, satu bulan lebih lama dari jadwal semula.

Dalam merger tersebut, NEC berhak atas sekira 66 persen saham, sedangkan Casio sekira 17,34 persen dan Hitachi hanya 16,66 persen. Namun dominannya suntikan dana dari NEC dan Casio sepertinya akan menambahkan saham kedua perusahaan, yaitu NEC mencapai 70,74 persen, Casio 20 persen dan Hitachi mencapai 9,26 persen. Bahkan posisi Board of Director (BoD) kebanyakan akan diisi oleh perwakilan NEC dan Casio.

Sebelumnya, Casio dan Hitachi sendiri telah memiliki perusahaan mobile communication bernama Casio Hitachi. Perusahaan tersebut kebanyakan memproduksi ponsel CDMA untuk KDDI dan Softbank Mobile di Jepang, serta Verizon Wireless AS dan LG Telecom Korea Selatan. (srn)

Beri komentar