Kehadiran internet meningkatkan jumlah mobile worker di dunia. Laporan terbaru firma riset International Data Corp (IDC) mengungkap, populasi mobile worker di dunia pada 2010 akan menembus satu miliar orang dan akan bertumbuh menjadi 1,2 miliar orang pada 2013.
"Jumlah mobile worker di dunia meningkat pesat sejak kehadiran teknologi internet seluler, yang memungkinkan manusia mengakses informasi di mana pun berada,” ujar Research Analyst Mobile Enterprise Software IDC Sean Ryan. IDC menjelaskan, populasi mobile worker pada 2010 akan mengalami pertumbuhan tertinggi di wilayah Asia Pasifik.
Berdasarkan data IDC, jumlah mobile worker di Asia Pasifik pada 2008 baru mencapai 546,4 juta orang. Namun pada 2013, angka itu akan melambung menjadi 734,5 juta orang, alias 37,4 persen dari total tenaga kerja di Asia Pasifik. IDC menambahkan pula, karena populasi mobile worker di Asia Pasifik pada 2013 meningkat pesat, 62 persen dari total populasi mobile worker dunia pada 2013 akan berada di wilayah Asia Pasifik.
IDC mengungkapkan, peningkatan pesat populasi mobile worker di dunia terjadi seiring dengan lonjakan populasi pengguna internet di dunia. IDC menemukan, jumlah pengguna internet di dunia pada 2009 siap melampaui 1,6 miliar orang, alias lebih dari seperempat jumlah populasi bumi.
IDC memperkirakan, jumlah itu akan terus bertambah sehingga pada 2013 pengguna internet di dunia akan menembus angka 2,2 miliar orang, alias lebih dari sepertiga populasi bumi. IDC mencermati, jumlah pengguna internet di dunia meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir berkat kehadiran teknologi internet seluler.
Jumlah pengguna internet seluler sendiri di dunia pada 2009 diperkirakan mencapai lebih dari 450 juta orang. IDC memperkirakan jumlah itu akan meningkat lebih dari dua kali lipat pada akhir 2013.
"Jumlah pengguna internet seluler benar-benar meledak dalam beberapa tahun terakhir. Berkat peningkatan ketersediaan informasi dan layanan, internet seluler telah mengubah kehidupan pribadi maupun profesional dari penduduk bumi," ujar Chief Research Officer IDC John Gantz.
IDC menegaskan, penduduk bumi pun semakin agresif mengadopsi internet seluler karena biaya layanan internet seluler dan harga gadget-gadget bergerak pengakses internet semakin lama menjadi semakin terjangkau oleh kemampuan finansial sebagian besar orang. (srn)