LONDON - Karena kecewa terhadap pemerintah Inggris, ilmuwan tersohor Stephen Hawking berencana meninggalkan Cambridge University dan pindah ke Kanada.
Tekad Hawking tersebut muncul sebagai bentuk protes kepada pemerintah Inggris atas pemangkasan anggaran bagi kepentingan sains. Padahal, Hawking sudah hampir 50 tahun menggeluti dunia sains di Cambridge University.
Seperti dilansir Daily Mail, Kamis (3/3/2010), ahli fisika termasyhur itu berpendapat bahwa pemangkasan anggaran bagi dunia sains akan menghancurkan dan menghambat berbagai penemuan baru.
Keputusan Hawking itu diprediksi akan menimbulkan protes keras dan dukungan yang besar dari pihak universitas dan kalangan ilmuwan di Inggris.
Melalui juru bicaranya, Sam Balackburn, Hawking yang saat ini hampir lumpuh total karena penyakit syaraf motorik menyebutkan keputusan pemerintah Inggris mengindikasikan bahwa riset ilmiah di Inggris semakin fokus pada industri aplikasi ketimbang untuk kepentingan ilmiah.
"Profesor Hawking berpendapat, keputusan Inggris memangkas dana berisiko mengakhiri sejarah Inggris sebagai tempat para pemikir kelas dunia," kata Sam. (rah)