Getting Time...

Jerman Pamerkan Komputer Pembaca Pikiran

Rachmatunnisa - Okezone
Jum'at, 5 Maret 2010 16:37 wib
detail berita
(Foto: AFP)

BERLIN - Komputer pembaca pikiran yang dikembangkan Jerman, untuk pertamakalinya dipamerkan ke publik di ajang pameran teknologi tahunan terbesar di Jerman, CeBIT.

Perangkat komputer tersebut memungkinkan penggunanya mengetik atau memainkan game 'Pinball' tidak mengenakan tangan melainkan dengan kekuatan pikiran.

Dilansir AFP, Jumat (5/3/2010), kerumunan besar pengunjung memadati salah satu arena CeBIT dimana mereka bisa melihat demo komputer pembaca pikiran. Seorang pria duduk pada sebuah meja permainan 'Pinball', mengenakan penutup kepala yang seluruh permukaannya diliputi elektroda. Penutup kepala tersebut membaca pikiran penggunanya, kemudian menerjemahkannya dalam bentuk menggerakkan sayap untuk memainkan Pinball.

"Pria itu hanya berpikir, tangan kiri atau tangan kanan dan elektroda pada penutup kepala mengawasi gelombang otak yang berhubungan dengan pikiran itu. Setelah itu, informasi yang didapatkan elektroda dikirimkan ke komputer yang kemudian menggerakkan pengontrol Pinball," kata ilmuwan Michael Tangerman dari Berlin Brain Computer Interface.

Teknologi ini diciptakan tak sekedar untuk kesenangan melainkan juga dirancang agar suatu hari nanti bisa menyelamatkan hidup seseorang. Ilmuwan yang mengembangkan komputer ini masih terus melakukan riset untuk mencari cara agar bisa memonitor otak pengendara mobil guna meningkatkan waktu reaksi ketika menghadapi kecelakaan.
(rah)

  • Amin » 0 Tanggapan
    Melihat manfaatnya saja sudah kelihatan. Petunjuk mengungkapkan pemikiran seseorang secara langsung dari pikiran, bukan dari mulut yang dia ucapkan. Bukankah pengadilan akherat juga bukan mulutnya yg bicara, tapi setiap pancaindera yg terdapat pada seluruh tubuhnya yg berbicara, jadi tidak bisa bohong. Apakah ini salah satu tanda konsep surga mulai mengungkapkan jatidirinya? Waktu yg akan membuktikan. Selamat dan sukses atas eksperimennya, lanjutkan.
    Beri Tanggapan Laporkan

Beri komentar