SAN FRANCISCO - Apple mengumumkan iPad pertama mereka akan dilempar ke pasaran di AS pada 3 April. Menyusul kemudian iPad juga segera menyambangi enam negara lain beberapa bulan setelah pemasaran perdananya di AS.
Kabar ini rupanya berdampak pada peningkatan saham Apple sebesar 4,3 persen di Nasdaq. Para analis menyebutkan, hal itu akan sangat membantu membangun momentum penjualan.
Seperti dilansir Reuters, Sabtu (6/3/2010), iPad dengan layar sentuh berukuran 9,7 inci tersebut memang menjadi produk yang ditunggu-ditunggu konsumen sejak kemunculan iPhone pada 2007. Gagdet ini dirancang untuk berselancar di dunia maya, memainkan video dan game serta membaca buku digital.
Saat meluncurkannya pada akhir Januari, Chief Executive Apple Steve Jobs tidak menyebutkan pangsa pasar internasional yang dibidiknya untuk produk tersebut. Sampai pada akhirnya di pekan ini Jobs menyebutkan, setelah AS iPad akan dijual juga di Australia, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Spanyol, Swiss dan Inggris.
"Ada banyak spekulasi seputar peluncuran iPad. Saya rasa ini memudahkan Apple," kata analis dari Cross Research Shannon Cross, seraya menambahkan bahwa spekulasi yang meluas secara internasional akan memantapkan kepercayaan investor terhadap Apple.
Cross memprediksi iPad akan berkontribusi terhadap pertumbuhan Apple. Dia memperkirakan, Apple akan menjual empat hingga lima juta unit di tahun pertama. Perkiraan ini disebut-sebut akan menambah USD1 terhadap perolehan per lembar saham. (rah)