LONDON - Komisi Uni Eropa secara resmi menghentikan monopoli Microsoft di pasar browser. Sesuai dengan ketentuan, Microsoft tak boleh lagi membundel Windowsnya dengan hanya satu browser yakni IE.
Tentu saja pencabutan monopoli Microsoft untuk browser Internet Explorer (IE) disambut gembira para pemain yang lain seperti mozilla Firefox, Opera, atau Google Chrome. Pasalnya, tentu saja akan semakin mudah menjungkalkan IE dari posisi teratas daftar browser dunia.
Firefox, salah satunya, sejak diberlakukan ketentuan itu mereka menuai pengunduh lebih banyak. Sebagai kompetitor terkuat IE, Firefox diunduh lebih dari 50 ribu kali. Jumlah itu hanya jumlah pengunduh dari layar khusus yang disediakan Windows.
Opera Software pun juga mengalami hal serupa. Seperti dilansir Cnet, Selasa (9/3/2010), jumlah pengunduh di Belgia, Prancis, Inggris, Polandia dan Spanyol naik tiga kali lipat sejak opsi khusus itu diberlakukan.
Opera sendiri yang paling getol mengajukan komplain lewat lembaga ini. Karena, Microsoft juga tak memberikan kesempatan kepada pengguna untuk memilih browser lain. Menurut browser asal Norwegia itu, sama saja dengan monopoli yang terselubung.
Dari data StatCounter, tiga versi IE mendominasi pasar Eropa hingga 46 persen dan 58 persen pasar dunia. Firefox ada di urutan kedua di Eropa dengan menguasai 39 persen pasar dan 31 persen untuk pasar global. Sedangkan di Opera, Chrome dan Safari, di Eropa masing-masing menguasai 6 persen pasar, 4 persen, dan 3 persen. (srn)