BEIJING - Demi menolak keinginan Ibunda yang ingin membawanya pulang ke kampung halaman. Seorang wanita perantauan membuka lowongan kepada seluruh pria untuk menjadi pacar meski hanya sesaat.
Vivian, wanita berusia 26 tahun terpaksa harus membuka lowongan tersebut karena jika ia tidak memiliki pasangan ibunya tak mengizinkannya untuk menetap di kota Beijing. Vivian berasal dari proinsi Guizhou, China.
Demi mendapatkan kekasih itulah, Vivian memutuskan untuk membuka iklan lowongan di forum online www.tianya.cn. Demikian dilansir AsiaOne, Sabtu (13/3/2010).
Dalam iklannya, Vivian menegaskan bahwa ia sangat membutuhkan seorang pria untuk berpura-pura menjadi pacarnya saat ibunda tercinta berkunjung ke Beijing.
"Saya akan membayar anda seratus yuan (atau sekira Rp130 ribu-red), per hari, anda minimal berusia 30 tahun dan dapat membuat ibuku merasa aman dan yakin dengan hubungan kita. Anda harus memiliki pekerjaan tetap, dan tentunya lebih baik lagi jika anda memiliki mobil dan apartemen," tulis Vivian.
Vivian juga memposting dua foto diri terbaru untuk menarik perhatian calon pacarnya.
"Ibuku berpikir bahwa saya telah bekerja jauh dari rumah selama tiga tahun. Kini sudah saatnya saya istirahat. Dan ia telah menemukan pekerjaan untukku," tambah Vivian.
Dikisahkan Vivian, ibunya merupakan seorang wanita yang belum pernah keluar dari tanah kelahirannya selama 20 tahun. "Aku mengerti apa yang ingin dilakukannya untukku merupakan hal yang terbaik. Tapi bukan itu yang aku mau,"
Selain pekerjaan, Vivian juga memiliki bisnis yang baru dikembangkan bersama temannya sejak enam tahun lalu. Ia masih ingin melanjutkan bersama temannya di Beijing. Iklan lowongan pacar Vivian langsung dilihat sebanyak 1000 kali dalam waktu 48 jam. Tentu saja, sejumlah pengunjung forum online tersebut merespon postingannya.
"Saya menerima banyak panggilan telepon dan setidaknya ada dua orang yang telah saya wawancarai dan saya telah memilih satu diantaranya. Saya berharap pria tersebut akan datang pada acara makan malam yang telah kami jadwalkan," katanya. (ugo)