Getting Time...

Timur Tengah Boikot Akun Facebook 'Allah'

Rachmatunnisa - Okezone
Sabtu, 20 Maret 2010 18:30 wib
detail berita
Seseorang yang mengaku sebagai ateis membuat akun Facebook mengaku sebagai Allah. (Foto: Telegraph)

ABU DHABI - Uni Emirat Arab secara resmi melarang keberadaan akun Facebook yang dianggap telah menghina Islam. Akun yang dibuat oleh seorang pengguna Facebook di  Abu Dhabi tersebut mengaku dirinya sebagai Allah.

Semua penyedia layanan internet di Uni Emirat Arab diperintahkan untuk memblokir pengguna yang tidak dipublikasikan identitasnya itu, setelah dia mengaku-ngaku bahwa semua yang dipostingnya merupakan isi kitab suci umat Islam, Alquran.

Seperti dilansir Telegraph, Sabtu (20/3/2010), ulah si pemilik akun tersebut tentu saja menimbulkan kemarahan dan protes keras dari umat Islam. Mereka bahkan meminta agar Facebook diboikot jika akun tersebut tidak segera dihapus. 

Setelah dihujani ribuan komplain, Telecommunications Regulatory Authority (TRA) di Uni Emirat Arab mengumumkan akan melarang pengguna tersebut untuk mendapatkan akun di internet. Namun kemudian, keputusan tersebut berbenturan dengan protes yang tak kalah derasnya terkait sensor internet. Pemilik akun Facebook itu mengklaim bahwa dirinya seorang ateis yang tidak percaya dengan keberadaan Tuhan.

Dia bahkan menyebutkan, para Nabi dapat terhubung dengan umatnya melalui Facebook, menerangkan perintah di Alquran dan menjawab semua pertanyaan yang ingin diketahui umat. Hingga saat ini, akun tersebut sudah memiliki lebih dari 600.000 anggota. Namun sebagian besar orang menjadi anggota akun tersebut untuk mengkritik keras.

"Pembuat akun ini sangat jelas memiliki niat untuk menghina Islam dengan mengaku sebagai Allah dan menyebarkan kalimat-kalimat yang disebutnya berasal dari Alquran," kata General Manager TRA Mohammad Al Ganem.

Sementara itu, Chief Executive Reporter Without Border Olivier Bassile yang dimintai pendapatnya mengatakan, sensor konten merupakan strategi yang salah jika diterapkan dalam Facebook.

"Hal ini terkait dengan kebebasan berekspresi. Di internet Anda akan menemukan kasus kritik relijius yang lebih jauh, namun inilah harga yang harus Anda bayar untuk kebebasan di internet," ujarnya.

Sementara itu, hingga saat ini juru bicara Facebook belum mau berkomentar terkait permasalahan ini. (rah)

  • khatami » 0 Tanggapan
    aduh seharusnya di blokir yang membuat facebook itu
    Beri Tanggapan Laporkan
  • iyus » 0 Tanggapan
    yah mungkin orang tersebut dah GILA 100% kasihan banget deh lw moga aja matinya orang itu tertimbun PC sedunia.beri hidayah mu orang itu ya ALLAH.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • adit » 0 Tanggapan
    parah banget,jaman rasullullah kan nggak ada fb
    Beri Tanggapan Laporkan
  • atention » 0 Tanggapan
    Untuk link yang bertentangan dengan agama seharusnya sudah menjadi tanggung jawab provider yang menyediakan postingan.... Juga dengan postingan berikut di wordpress.com..... Meyinggung tentang islam,,,apakah kita tetap berdiam diri..... Untuk para pembaca okezone.com dengan online,,, mohon di singgahi link http://beritamuslim.wordpress.com/ untuk di ketahui bersama..... sampai tanggal 19 Maret 2010 masih menerbitkan postingan yg memperburuk Islam....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • asro » 0 Tanggapan
    itu nama akun fbnya apa bos? biar km bs gabung n mengkritiknya
    Beri Tanggapan Laporkan

Beri komentar