TOKYO - Produsen PC ternama asal Jepang, NEC Corp menyatakan komitmennya untuk menginvestasikan sekira USD542 juta guna ekspansi produksi komponen baterai lithium-ion yang akan disuplai ke Nissan Motor.
Dana sebesar itu, dilansir melalui SF Gate, Selasa (30/3/2010), akan dialokasikan untuk jangka waktu 12 bulan untuk keperluan Nissan Motor memasarkan mobil elektrik Leaf di Amerika Serikat (AS) pada 2012 nanti.
NEC, yang selama ini menyuplai elektroda baterai, saat ini sedang mencoba memasuki pasar mobil elektrik. Mobil elektrik ini diharapkan dapat menggantikan bahan bakar alternatif pengganti bensin yang sekarang harganya semakin melambung. Selain itu, mobil elektrik juga dianggap dapat mengatasi krisis iklim.
Riset Morgan Stanley memprediksi, kebutuhan akan baterai litium-ion akan semakin meningkat hingga 52 persen dari tahun 2012 hingga 2018. (srn)