Tips Memilih AC untuk Rumah Tinggal

Rabu, 28 April 2010 - 13:53 wib | Stefanus Yugo Hindarto - Okezone

Tips Memilih AC untuk Rumah Tinggal LG AC Cuaca ekstrem di Indonesia mendorong orang berbondong-bondong  untuk membeli pendingin ruangan. Tapi tunggu dulu. Jangan sembarangan memilih AC untuk rumah tinggal anda. Salah memilih bisa-bisa akan menyulitkan anda sendiri, seperti tagihan listrik yang makin 'membengkak'.

Project Group Head Commercial Air Conditioner PT LG electronics, Sigit Herry Supriyatna mencoba membagikan tips untuk memilih AC di rumah tinggal.

Menurut Sigit, langkah pertama yang harus dilakukan adalah pilihlah kapasitas unit AC sesuai dengan luas ruangan. kapasitas per meter umumnya, adalah 600 BTU.
"Taruhlah ruangan 4 x 5 meter maka luasnya adalah 20 m persegi, kapasitas yang diperlukan 20 m dikali 600 btu, dan kapasitas 12 ribu itu setara dengan. Satu setengah pk," kata Sigit.

Langkah selanjutnya, sesuaikan AC dengan fungsi ruangan. Seperti kamar tidur maka cukup dengan kapasitas 1/2 pk.

Berikutnya yang perlu diperhatikan adalah tingkat efisiensi. Di perangkat AC terdapat energi eficiency ratio (Eer). Sebaiknya pengguna memilih tingkat EER yang tinggi, karena EER yang tinggi menunjukan daya listrik yang rendah. Di Eropa ada standar mengenai EER, umumnya AC yang terbaik memiliki tingkat ratio di atas 10. "Tingkat eer juga menentukan harga, semakin tinggi semakin mahal, karena lebih hemat listrik, eer lebih kecil lebih boros," kata Sigit.

Selain itu, Anda juga harus melihat teknologi yang dibenamkan di AC. "Menurut saya sebaiknya memilih teknologi inverter dibandingkan yang konvensional," kata Sigit.

Sementara itu, Anda harus memperhatikan kemudahan perawatan dan instalasi AC. "Pasang AC dengan jarak yang disarankan vendor, jangan misalnya memasang AC dengan jarak jauh padahal anjuran vendor hanya dekat," kata Sigit.

Secara operasional, pengguna sering salah kaprah dengan mematikan-menyalakan AC padahal hal itu salah. Sebuah AC konvensional itu secara otomatis akan berhenti bekerja saat mencapai suhu yang diinginkan, dengan mematikan-menyalakan maka daya listrik akan lebih boros. "Di indonesia sendiri, suhu normal adalah 22-24 derajat, jika anda menurunkan suhu hingga 18 derajat karena itu justru boros," tambah Sigit.

Untuk perawatan, Sigit mengungkapkan, perhatikan letak AC, jika ruangan penuh dengan kaca, sebaiknya berikan penutup pada kaca, seperti gorden. Mengingat radiasi matahari mempengaruhi beban kinerja AC. Selain itu bersihkan AC minimal tiga bulan sekali. "Itu untuk ruangan yang bersih, sebaiknya bisa lebih dari itu, khususnya untuk filter udara dan evaporator," tandas Sigit. (srn)

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Facebook Comment List

BACA JUGA »