TAIPEI - Pengunjung pameran IT Computex 2010 di Taiwan mendapatkan sambutan demonstrasi dari serikat buruh dan kelompok lingkungan hidup. Mereka melakukan protes terhadap beberapa nama besar di industri TI.
Sekitar 30 pemrotes meneriakkan slogan-slogan dan mengacungkan tanda-tanda selama sekitar satu jam di luar tempat acara berlansung yaitu Nangang Exhibition Hall. Mereka menargetkan kecaman terhadap beberapa perusahaan termasuk Apple dan Foxconn Electronics.
Foxconn merupakan salah satu produsen terbesar di dunia yang dikontrak untuk membuat produk-produk untuk perusahaan seperti Apple dan Dell. Foxconn mendapatkan pengawasan menyusul serangkaian bunuh diri yang terjadi lini produksi.
"Mereka berada di puncak industri ini," kata Lennon Ying-Dah Wong, Sekretaris JenderalFirst Commercial Bank Industrial Union dan salah satu pemrotes, seperti dilansir MIS Asia, Rabu (2/6/2010).
"Mereka telah mendapatkan sejumlah besar uang, tetapi mereka tidak peduli dengan tanggung jawab sosial, mereka tidak peduli tentang kondisi kerja para pekerja. Dan banyak perkerja yang dipaksa melakukan kerja rodi, dan kami sangat sedih melihat hal tersebut di era moderinisasi saat ini," tambahnya.
Papan tulisan termasuk gambar dari beberapa CEO industri teknologi, termasuk Apple, Steve Jobs, dengan kata "Wanted" di bawah gambar. Jobs dicap sebagai pemeras.
Polisi mencoba menghentikan protes yang dianggap tidak sah tersebut, tapi pada akhirnya diperbolehkan untuk terus sampai pemrotes sampai 1 jam acara berlangsung.
Acara ini menarik segerombolan fotografer dan kamera TV, yang telah menunggu kedatangan Presiden Taiwan Ma Ying-jeou.
(tyo)