Getting Time...

Vendor Besar Berkolaborasi Dukung Cloud Computing

Koran SI - Koran SI
Kamis, 10 Juni 2010 10:37 wib
detail berita

PERTARUNGAN di industri komputasi awan (cloud computing) untuk pengolahan data semakin ketat. Sejumlah vendor pun mulai menjalin kerja sama guna menciptakan teknologi berbeda yang memenuhi kebutuhan pelanggan. Hitachi Data Systems (HDS) misalnya.

Mereka menjalin kerja sama dengan Microsoft guna mewujudkan platform komputasi terpadu yang akan menjadi landasan bagi komputasi awan di lingkungan publik maupun privat. Platform komputasi terpadu Hitachi ini menjadi lapisan orkestrasi cerdas untuk mengotomatisasi manajemen server, storage, jaringan, dan aplikasi secara otomatis sebagai satu kesatuan.

Dalam komputasi, orkestrasi adalah pengaturan, koordinasi dan manajemen komputer, peranti lunak penghubung, dan layanan secara otomatis. Dalam lingkungan komputasi berskala besar, lapisan orkestrasi memungkinkan TI selaras dengan tujuan bisnis sekaligus mengurangi biaya dan tingkat risiko. Dalam platform komputasi terpadu ini juga memudahkan organisasi memanfaatkan teknologi terdepan dari Hitachi dan Microsoft

"Hitachi Data Systems mengumumkan kemitraan global sebagai original equipment manufacturer( OEM) untuk mendistribusikan Microsoft Windows Server 2008 R2, paket Microsoft System Center, dan produk Microsoft SQL Server 2008," kata Senior Vice President, Global Solutions Strategy and Development, Hitachi Data Systems, John Mansfield.

Menurut dia, platform komputasi terpadu HDS akan memberikan infrastruktur data center yang terotomatisasi, tervisualisasi, dan siap mengadopsi komputasi awan secara berkesinambungan. Pada kesempatan yang sama, Country Manager Hitachi Data Systems Indonesia Ming Sunadi menuturkan, komputasi awan berusaha mewujudkan TI yang fleksibel selaras dengan tuntutan bisnis.

Komputasi awan berawal dari data center yang terdiri atas network, server, storage, dan aplikasi. Tantangannya adalah bagaimana mengelola semuanya sehingga bisa fleksibel dan lincah. Pendekatan Hitachi untuk ini adalah dengan mewujudkan platformkomputasi terpadu. Sementara Microsoft melalui Windows Server, Microsoft Exchange Server, dan SQL server mendukung inovasi-inovasi dari Hitachi guna memberikan nilai tambah yang lebih terutama dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas bagi pasar di Indonesia.

"Platform komputasi terpadu tersebut paling besar manfaatnya bagi perusahaan yang membutuhkan tingkat skalabilitas sangat tinggi dan besar, atau perusahaan yang sedang mengalami masa transisi ke sistem cloud private dalam data center," kata Server Group Lead Microsoft Indonesia Adrian Anwar.

Platform komputasi terpadu Hitachi membantu pelanggan mengelola dan mengoordinasikan seluruh proses dari hulu ke hilir secara terpusat.Pengadaan sumber daya komputasi dan eksekusi proses berlangsung secara otomatis dan efisien, didukung dengan integrasi SAN. Hasilnya, sebut dia, komputasi ini memberikan skalabilitas dan keandalan tertinggi untuk sistem pemulihan bencana.

Lain halnya dengan VMware Inc.Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, Vmmare menjalin kolaborasi dengan Google di bidang pengembangan peranti lunak enterprise sekaligus mendorong adopsi komputasi awan.

"Kami mencari cara untuk maju ke komputasi awan. Mereka jelas tertarik dengan manfaat ekonomi dari komputasi awan itu, namun mereka semakin fokus mencari cara bagaimana membuat bisnis semakin lincah dan inovatif seperti yang dijanjikan komputasi awan," ungkap President dan CEO VMware Inc Paul Maritz.

Kolaborasi keduanya dilakukan di banyak proyek. Proyek yang memungkinkan pengembang Java membangun aplikasi web yang kaya, menggunakan peranti dari Google dan VMware di atas aplikasi cloud, dan menggelar aplikasi Spring Java di atas Google App Engine. (srn)

Beri komentar