Getting Time...

LG 'Genjot' Produksi AC 40 Ribu Unit per Bulan

Stefanus Yugo Hindarto - Okezone
Jum'at, 11 Juni 2010 16:25 wib

JAKARTA - Rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL) pada Juli mendatang, diperkirakan akan mempengaruhi penjualan produk-produk AC terutama untuk kategori hemat listrik (Low Wattage). PT. LG Electronics Indonesia memprediksi adanya peningkatan penjualan hingga 30 persen untuk produk pendingin ruangan kategori low wattage.

Jumlah penjualan di kategori tersebut diramalkan akan mengalami kenaikan yang signifikan selama 3 bulan ke depan hingga bulan Agustus.

"Keadaan pasar yang tengah kondusif ini membuat LG optimis mampu menjual 25.000- 27.000 unit per bulan AC LG kategori low wattage di Quartal 3 ini, terhitung dari bulan Juli hingga September mendatang," ujar Albert Fleming, Head of Residential Air Conditioner PT LG Electronics Indonesia dalam keterangannya, Jumat (11/6/2010).

Ditambahkan Albert, indikasi kenaikan tajam penjualan produk ini sudah terasa sejak akhir bulan Februari lalu. Di mana, sebanyak lebih dari 20.000 unit AC low wattage milik LG ludes di pasaran perbulannya, atau naik 78 persen dari total penjualan di bulan yang sama tahun lalu. Jumlah tersebut tentunya melampui target penjualan LG yang mematok 16.000 unit per bulan untuk produk pendingin udaranya yang telah dilengkapi dengan teknologi hemat listrik ini.

"Peningkatan permintaan pasar ini salah satunya dipicu oleh kian tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya menghemat penggunaan listrik. Hal ini ditambah pula dengan adanya rencana kenaikan TDL. Kedua alasan inilah yang lantas membuat masyarakat membutuhkan perangkat rumah tangga yang hemat listrik, terutama produk pendingin ruangan sebagai perangkat yang menyedot konsumsi listrik paling lama," jelas Albert.

"Produk pendingin udara low wattage tak sekedar menjadi solusi bagi rumah dengan kapasitas listrik yang rendah. Namun pula, menjadi alternatif bagi konsumen dalam menghemat penggunaan listrik di rumah," kata Albert.

Tingginya permintaan pasar terhadap produk pendingin ruangan low wattage ini membuat LG merancang strategi baru untuk menjamin kesediaan barang yang merata. Salah satunya dengan menggenjot jumlah produksi pendingin ruangan hemat listriknya dari 30.000 unit per bulan menjadi 40.000 unit per bulan.

Selain itu, LG juga memperbaiki jalur distribusinya agar seluruh permintaan pasar dapat terpenuhi. 'Dibantu 22 kantor cabang di seluruh Indonesia dan kerjasama yang lebih baik dengan penyalur barang (dealer), diharapkan konsumen permintaan konsumen terhadap produk kami dapat selalu terpenuhi," kata Albert.
(ugo)

Beri komentar