Getting Time...

Pil Kontrasepsi untuk Pria Dikembangkan Ilmuwan Israel

Stefanus Yugo Hindarto - Okezone
Rabu, 30 Juni 2010 12:07 wib
detail berita

TEL AVIV - Ilmuwan Israel mengklaim telah menemukan pil kontrasepsi bagi pria. Pil tersebut mampu menonaktifkan sperma pria sebelum sampai di rahim wanita. Pil tersebut mampu menghambat resiko kehamilan pada wanita.

Pil yang dikembangkan oleh ilmuwan dari Israel ini juga berbeda dengan pil kontrasepsi yang diperuntukan bagi wanita. Pasalnya, pil ini diklaim tak memiliki efek samping bagi penggunanya. Sedangkan pil untuk wanita kebanyakan memiliki banyak efek samping.

Selain itu, pil ini juga dapat digunakan untuk rentang waktu yang relatif cepat, yakni masih dapat bekerja efektif menghambat aktifnya sperma selama tiga bulan. Pil ini juga tak menggunakan pola lama dalam menghambat kehamilan yang menggunakan kombinasi hormon testosteron dan hormon progesteron untuk memblok kehamilan.
Para ilmuwan menggunakan teknik dengan cara menghilangkan protein vital dalam sperma yang dibutuhkan bagi seorang wanita untuk hamil.

"Pil ini mampu menghambat kehamilan hingga 100 persen, jadi sementara waktu sperma masih dapat menembus ke rahim tapi mereka tidak mampu untuk membuahi telur." kata Professor Haim Breitbart dari Bar-Ilan University seperti dilansir Telegraph, Rabu (30/6/2010).

Pengembangan pil ini diharapkan mampu membantu mengurangi ledakan jumlah penduduk di masa mendatang. Breitbart mengungkapkan bahwa sperma masih dapat membuahi dalam rentang waktu tiga hari, sehingga dengan pil ini dalam kurun waktu tiga hari sperma dapat dinonaktifkan. (ugo)

Beri komentar