Getting Time...

Sekolah 30 Menit Lebih Siang, Siswa Lebih Fokus?

Sarie - Okezone
Selasa, 6 Juli 2010 13:51 wib
detail berita

CHICAGO - Memundurkan jadwal sekolah lebih siang diklaim mampu membuat siswa menjadi lebih fokus di kelas dan memberikan suasana belajar yang lebih baik.

Para ilmuwan menyimpulkan hal ini setelah sebelumnya mengadakan beberapa riset terkait. Hasilnya, dengan memberikan 30 menit waktu longgar sebelum memulai belajar di pagi hari akan membuat siswa lebih fokus di kelas, suasana hati yang lebih baik, kurangnya keterlambatan, dan kemungkinan untuk mendapatkan sarapan yang lebih sehat.

Hasil penelitian ini muncul dalam Archives Juli's of Pediatrics & Adolescent Medicine.

"Ada alasan mengapa 30 menit mampu membuat perbedaan besar. Remaja cenderung menikmati tidurnya menjelang subuh, ketika mereka biasanya harus bangun untuk sekolah. Mengganggu tidur dapat membuat mereka grogi, terutama karena mereka juga cenderung sulit tidur sebelum pukul 11 malam," ujar Patricia Moss, dekan akademis di sekolah asrama Rhode Island, tempat  penelitian dilakukan.

"Ada ilmu biologi untuk ini, yang saya pikir memberikan bukti meyakinkan jika hal ini masuk akal," kata Dr Judith Owens peneliti aktivitas tidur dari Brown University.

Sebuah dokumen pernah mengatakan jika studi ini menambah pertumbuhan tubuh seiring perubahan waktu untuk memulai sekolah merupakan awal yang baik untuk remaja. Dr Owens mengakui jika langkah ini akan sulit dilakukan di beberapa wilayah, seperti wilayah berpenduduk miskin, sekolah umum, karena terkait juga dengan jadwal angkutan bus, jam kerja orang tua, dan tempat penitipan anak untuk adik-adik mereka. (srn)

  • Stanley Natanael » 0 Tanggapan
    Kalau di negara Indonesia beda lagi, kita dituntut untuk datang tepat waktu 30 menit dari jam masuk sekolah normal, hal itu diupayakan untuk menhindari macet di daerah-daerah tertentu. Maka dari itu, murid sekarang pelajarannya menurun karena tidur yang kurang maksimal dan kerja otak masih terasa lelah (butuh istirahat).
    Beri Tanggapan Laporkan

Beri komentar