Getting Time...

Pendapatan Cloud Services Tembus USD68 Miliar

Koran SI - Koran SI
Rabu, 14 Juli 2010 13:34 wib
detail berita
Server

Popularitas layanan berbasis internet alias cloud services meningkat pesat. Firma riset Gartner Inc memperkirakan, pendapatan global cloud services pada 2010 akan meningkat 16,6 persen menjadi USD68,3 miliar, dari USD58,6 miliar pada 2009.

Gartner meyakini, pendapatan global cloud services akan terus meningkat hingga beberapa tahun mendatang. Alhasil, Gartner menegaskan, pendapatan global cloud servicespada 2014 akan mencapai USD148,8 miliar.

"Adopsi cloud services meningkat pesat seiring lonjakan adopsi komputasi berbasis internet, alias cloud computing," ujar Research Vice President Gartner Inc Ben Pring.

Terpisah, firma riset International Data Corp (IDC) menemukan, cloud computing menghasilkan pendapatan USD7,3 miliar pada 2009 dan akan meningkat menjadi USD11,8 miliar pada 2014.

"Perusahaan-perusahaan di dunia harus secara serius mempertimbangkan solusi cloud computing untuk menyederhanakan pengelolaan infrastruktur teknologi informasi," ujar Analyst Enterprise Platforms and Datacenter Trends Research IDC Katherine Broderick.

Kendati cloud computing menjanjikan serangkaian peluang, cloud computing tidak bebas dari tantangan. Firma riset Canalys Ltd menilai, cloud computing memendam risiko terlalu besar bagi pengguna karena sistem keamanan cloud computing terlalu lemah.

Canalys mencontohkan, bahkan infrastruktur cloud computing tangguh milik Google Inc dapat dijebol sistem keamanannya oleh para hacker China.

"Teknologi informasi (TI) pada saat ini memiliki dua tren besar. Pertama adalah cloud computing, sedangkan kedua adalah China. Dua tren terbesar dalam industri TI ini ternyata bertabrakan. Penjebolan sistem Google di China membuktikan betapa lemah keamanan cloud computing," ujar President & Chief Executive Officer Canalys Ltd Steve Brazier.

Karena cloud computing masih banyak sekali memendam kelemahan, Canalys mengimbau, perusahaan dan konsumen harus ekstra hati-hati dalam memanfaatkan cloud computing, terutama dalam memutuskan data apa yang hendak diintegrasikan dengan solusi cloud computing. (srn)

Beri komentar