Getting Time...

Netbook Masih Tumbuh Hingga 2014

Koran SI - Koran SI
Rabu, 28 Juli 2010 12:57 wib
detail berita
Netbooks

Pesona netbook sempat diperkirakan segera pudar karena ditenggelamkan notebook dan tablet. Namun, konsumen rupanya tetap membeli netbook.

Firma riset ABI (Allied Business Intelligence) Research Inc memperkirakan, volume penjualan global netbook akan tetap bertumbuh hingga 2014. ABI Research mengakui, pasar global netbook pada 2010 memang mulai jenuh. Penyebabnya adalah semakin banyak pemain di pasar itu, sedangkan penetrasi netbook di pasar maju sudah cukup tinggi.

Akan tetapi, ABI Research menegaskan, pasar berkembang masih agresif mengadopsi netbook. Karena itu, ABI Research meyakini, volume penjualan global netbook pada 2010 akan meningkat sekitar 23 persen menjadi 58 juta unit. Sebagian besar produk tersebut diserap di negara-negara berkembang dengan level penetrasi komputer masih rendah.

"Penetrasi netbook sangat bervariasi di berbagai negara. Di negara-negara berkembang, konsumen tetap membeli netbook karena fungsionalitas netbook masih cukup untuk memenuhi kebutuhan komputasi sehari-hari," ujar Principal Analyst ABI Research Inc Jeff Orr.

Kendati pasar netbook masih menjanjikan pertumbuhan pesat, ABI Research memperingatkan, para produsen netbook ternyata menghadapi tantangan semakin besar. Sebab, produsen netbook pada saat ini bertambah semakin banyak. Netbook mulai menyerbu pasar saat ASUSTeK Computer Inc merilis netbook pertama di dunia, yaitu Eee PC, pada 2007. Pada 2008 Acer Inc pun mengekor. Sebab, pada 2008 produsen netbook masih sedikit, Asus dan Acer pun merajai pasar. ABI Research menegaskan, Asus dan Acer pada 2008 masing-masing mampu menguasai pangsa sekitar 30 persen di pasar netbook global.

Namun, ABI Research mengungkapkan, pada 2009 peta persaingan mulai berubah. Menghadapi gempuran sengit dari pesaing yang semakin banyak, pada 2009 Asus kehilangan separuh pangsa yang dikuasainya di pasar netbook global pada 2008. Pangsa Asus tersebut direbut para pendatang baru seperti Hewlett- Packard (HP) Co, Dell Inc, dan Lenovo Group Ltd.

"Pada saat ini hanya Acer yang mampu mempertahankan dominasi di pasar netbook global. Sebab, pangsa pasar Asus sudah direbut HP, Dell, dan Lenovo. Persaingan di pasar global netbook berlangsung sengit tetapi seimbang," kata Orr.
Berkat netbook, Acer memang mampu meraih sukses besar di pasar PC (personal computer) global. Pada kuartal ketiga (Juli-September) 2009 Acer mampu menggusur Dell sebagai produsen PC terbesar kedua di dunia berkat sukses netbook Acer. Hingga kini, gelar tersebut masih digenggam Acer.

Firma riset International Data Corp (IDC) menilai, Acer mampu bertumbuh pesat karena sangat agresif merilis netbook berharga terjangkau. Karena netbook Acer sangat dominan di pasar netbook yang berharga kurang dari USD500 per unit, firma riset Gartner Inc bahkan menjuluki Acer sebagai 'Raja Netbook'. Firma riset iSuppli Corp menambahkan, sukses netbook Acer bahkan mampu menjadikan Acer sebagai produsen netbook terbesar di dunia pada 2009. iSuppli mengungkapkan, Acer mampu menjual 9,8 juta unit netbook pada 2009 dan menguasai pangsa 37 persen di pasar netbook global.

Kendati Acer bukan pionir netbook, iSuppli menilai,Acer mampu mengungguli Asus yang menjadi pionir netbook karena Acer memiliki jaringan distribusi lebih luas dan sanggup menjual produk dengan harga yang lebih murah daripada Asus. Sebagai pionir industri netbook, iSuppli menambahkan,Asus menduduki peringkat kedua pada 2009. iSuppli menjelaskan, Asus menjadi produsen netbook terbesar kedua di dunia pada 2009 karena Asus hanya mampu menjual 5,5 juta unit netbook. Akibatnya, pangsa Asus di pasar netbook global pada 2009 turun menjadi 21 persen, dari 37 persen pada 2008.

Namun, berkat netbook, pangsa Asus di pasar PC global menjadi semakin signifikan. Berkat pertumbuhan volume penjualan yang sangat tinggi itu,pangsa Asus di pasar PC mobile global pada kuartal pertama (Januari-Maret) 2010 melonjak menjadi 8,8 persen, dari 5,9 persen pada kuartal pertama 2009. Alhasil, pangsa Asus di pasar PC mobile global pada periode tersebut semakin mendekati Toshiba Corp. Gartner menjelaskan, selisih pangsa Asus dan Toshiba di pasar PC mobile global pada kuartal pertama 2010 hanya tersisa 0,5 persen karena pangsa Toshiba di pasar PC mobile global pada periode tersebut turun menjadi 9,3%, dari 9,9 persen pada kuartal pertama 2009.

Karena penjualan global netbook Asus terus bertumbuh,Asus menjadi semakin kuat di pasar PC global.Alhasil,pada kuartal kedua (April-Juni) 2010 Asus mampu menggusur Toshiba sebagai produsen PC terbesar kelima di dunia. Gartner menjelaskan, Asus mampu menumbangkan Toshiba karena pada kuartal kedua 2010 Asus menguasai pangsa 5,2 persen di pasar PC global, sedangkan pangsa Toshiba pada periode yang sama hanya 5,1 persen. Gartner menegaskan, volume penjualan PC global Asus pada kuartal kedua 2010 meningkat 78,5 persen per tahun menjadi 4,3 juta unit, dari 2,4 juta unit pada kuartal kedua 2009.

Gartner menggarisbawahi, pertumbuhan Asus adalah yang tertinggi dalam industri. Bahkan, ketika dibandingkan dengan pertumbuhan rata-rata,Asus mampu mencatat prestasi gemilang karena volume penjualan PC global pada kuartal kedua 2010. Gartner mengungkapkan, Asus bertumbuh ratarata 20,7 persen per tahun menjadi 82,9 juta unit, dari 68,6 juta unit pada kuartal kedua 2009. Toshiba terdesak oleh Asus pada kuartal kedua 2010 karena pada periode tersebut volume penjualan PC global Toshiba hanya bertumbuh 27,5 persen per tahun.Berdasarkan data Gartner,Toshiba mampu menjual global PC sebanyak 4,2 juta unit pada kuartal kedua 2010, dari 3,3 juta unit pada kuartal kedua 2009.

Produsen lain yang sukses besar berkat netbookadalah Samsung Electronics Co Ltd. iSuppli mengungkapkan, Samsung mampu menggusur Apple Inc sebagai produsen PC terbesar ketujuh di dunia pada kuartal pertama 2010 berkat sukses netbookSamsung. Padahal, pada kuartal keempat (Oktober-Desember) 2009 Samsung masih menjadi produsen PC terbesar kesembilan di dunia. iSuppli menjelaskan, Samsung mampu menjual global 1,9 juta unit PC mobile pada kuartal pertama 2010.

Sekitar 50 persen dari PC mobile Samsung tersebut, iSuppli menegaskan, adalah netbook. iSuppli menemukan, netbook Samsung terutama sangat laris di Eropa karena di sana Samsung menjual netbook bekerja sama dengan para operator seluler setempat. Karena pesona netbook tidak kunjung pudar, iSuppli terpaksa membuat revisi perkiraan. Pada awal 2010, iSuppli memperkirakan volume penjualan global netbook pada 2010 akan bertumbuh 25,5 persen. Namun, kini iSuppli memperkirakan volume penjualan global netbook pada 2010 akan bertumbuh 29,8 persen. (srn)

Beri komentar