Getting Time...

Riset: Jejaring Sosial Ampuh Pengaruhi Konsumen

Sarie - Okezone
Kamis, 29 Juli 2010 11:56 wib
detail berita
(foto: Ilustrasi)

SAN FRANSISCO - Sebuah riset menunjukkan jika kebanyakan konsumen sangat bergantung pada jejaring sosial yang mereka miliki untuk berkonsultasi sebelum memutuskan untuk memilih, khususnya dalam membeli sebuah produk.

Riset tersebut dilakukan oleh Gartner dengan melibatkan sekira 4.000 konsumen di 10 negara pada kuartal keempat tahun 2009 lalu. Gartner menemukan jika teman di jejaring sosial, seperti Facebook dan Twitter, memiliki peran penting menyangkut rekomendasi produk online. Mereka dikategorikan menjadi tiga, yaitu 'connector', 'mavens' dan 'salesman'.

'Connector' menurut Gartner adalah orang-orang yang menjembatani kelompok-kelompok yang berbeda dan saling memperkenalkan satu sama lain. Sedangkan
'Maven' adalah pemberi informasi yang kaya pengetahuan. Mereka dianggap sebagai ahli di bidang tertentu dan sering dimintai nasihat. Sayangnya, kategori 'Maven' bukanlah ingin mempengaruhi orang lain untuk membeli suatu barang, melainkan lebih tertarik untuk hanya membagi informasi.

Sedangkan 'Salesman' adalah orang yang memiliki hubungan sosial yang luas dan bertugas mendorong orang-orang di sekitar untuk melakukan suatu hal yang diarahkan.

"Hasil survei kami menunjukkan bahwa seperlima dari konsumen terdiri dari 'Salesman', 'Konektor' dan 'Maven." Ini adalah tiga peran yang memiliki pengaruh utama dalam kegiatan jual beli dari sekira 74 persen populasi," ujar Direktur Riset Gartner Nick Ingelbrecht.

"Salesman dan Konektor adalah influencer yang paling efekti dalam jaringan sosial dan kelompok yang paling penting bagi target pemasaran berdasarkan analisis jaringan sosial," tambahnya.

Atas dasar laporan tersebut, Gartnet menyarankan kepada perusahaan yang memiliki produk untuk dijual, agar secara aktif terlibat dengan orang-orang yang berbeda di jaringan sosial. Selama ini jaringan sosial sendiri telah menjadi aspek kritis tetapi kurang dimanfaatkan dari sebuah proses pemasaran.

"Perusahaan yang mencoba menggunakan jaringan sosial harus mengembangkan hubungan dengan pelanggan utama selama beberapa waktu dan semakin menyempurnakan profil jaringan sosial dari individu-individu. Dengan cara ini, individu-individu yang paling cocok dapat ditargetkan dengan informasi yang tepat, produk dan promosi di cara yang paling hemat biaya," tambah Ingelbrecht.

"Retailer yang menjalankan toko-toko kecil memiliki naluri melakukan ini dengan pelanggan terbaik mereka selama bertahun-tahun dengan niat bahwa pelanggan VIP tidak hanya akan membeli produk baru tapi merekomendasikan juga untuk teman-teman mereka," tandasnya. (srn)

Beri komentar