Getting Time...

Skandal Hurd Bikin Produksi Tablet HP Mundur

Sarie - Okezone
Senin, 9 Agustus 2010 10:49 wib
detail berita
HP

Hurd mendapatkan julukan Top Gun CEO dari Brendan Wood International. Julukan itu diberikan karena Hurd dinilai lebih mementingkan diri sendiri daripada karyawan saat berkarier di HP karena dengan senang hati menerima bonus-bonus besar, sembari pada saat yang sama membekukan gaji karyawan dan memecati orang.

Gaya manajemen Hurd yang bertangan besi itu sangat kontras dengan gaya CEO lain, yang tidak kalah sukses.Salah satunya adalah CEO paling hebat di dunia pada saat ini, yaitu Chief Executive Officer Apple Inc Steve Jobs.

Berbeda daripada Hurd yang menerima gaji pokok lebih dari USD1 juta per tahun, Jobs hanya menerima gaji pokok USD1 per tahun.Jobs meyakini, gaji yang seharusnya dia terima harus diinvestasikan kembali sebagai modal untuk meningkatkan kesejahteraan Apple. Kontras pula dengan Hurd, Jobs tidak pernah melakukan PHK (pemutusan hubungan kerja) secara besar-besaran terhadap karyawan Apple. Dengan kepemimpinan Jobs,Apple pun menjelma sebagai perusahaan yang memiliki kapitalisasi pasar terbesar di dunia, mengalahkan Microsoft Corp.

Kagum terhadap gaya manajemen Jobs, Founder, Chairman, sekaligus Chief Executive Officer News Corp Rupert Murdoch bahkan menyebut Jobs sebagai CEO terbaik di dunia pada saat ini.Padahal, Hurd adalah anggota dewan direktur News Corp, tetapi Murdoch lebih memilih Jobs. ”Jobs memiliki fokus luar biasa.Jobs juga memiliki kekuatan yang mampu mendorong orangorang di sekitarnya untuk bekerja lebih baik. Di bawah kepemimpinan Jobs,Apple menjadi perusahaan yang sangat displin dan mampu membuat produk-produk yang sangat cantik,” tutur Murdoch, dalam laporan AFP. Berusia 53 tahun, Hurd bukan CEO pertama yang tumbang karena skandal seks.

Pada 2005, Chief Executive Officer Boeing Co Harry Stonecipher harus meninggalkan singgasana karena terlibat hubungan gelap dengan seorang karyawati Boeing. Pada 2007, Chief Executive Officer British Petroleum (BP) Plc Edmund John Philip Browne mengundurkan diri karena diketahui memiliki hubungan homoseksual dengan seorang pria. Pada 2007 pula, Chief Executive Officer Starwood Hotels & Resorts Worldwide Inc Steven Heyer mengundurkan diri karena melakukan pelecehan seksual terhadap seorang karyawati. Kembali kepada HP, Hurd harus meninggalkan HP pada masa yang sangat genting. Sebab, pada saat ini HP sedang berjuang keras membangun komputer tablet guna menandingi iPad produksi Apple.

Untuk membangun tablet, HP bahkan rela mengakuisisi Palm Inc senilai USD1,2 miliar pada April 2010. Dengan mengakuisisi Palm, HP berharap menjadi lebih kompetitif di pasar tablet global karena Palm memiliki sistem operasi webOS. HP menilai,webOS merupakan sistem operasi yang unik karena mendukung multitasking (menjalankan lebih dari satu aplikasi secara bersamaan). Lebih dari itu,webOS juga mendukung fitur multitouch, sehingga pengguna bisa mengoperasikan layar sentuh secara lebih intuitif dengan lebih dari satu jari. Pada saat ini,webOS memang satu-satunya sistem operasi yang sanggup menandingi iPhone OS (iOS) yang digunakan iPad.

"Sistem operasi inovatif Palm merupakan platform ideal untuk menciptakan pengalaman unik HP di berbagai gadget," ujar Executive Vice President Personal Systems Group Hewlett-Packard Co Todd Bradley. Akibat skandal yang menimpa Hurd, pengembangan tablet HP berisiko terganggu. Padahal, tablet HP tersebut dinilai sebagai pesaing paling seimbang dari iPad.

"iPad kemungkinan baru mendapatkan tantangan signifikan pada 2011 ketika HP merilis komputer tablet," papar Director Monitor Research iSuppli Corp Rhoda Alexander. (srn)

Beri komentar