JAKARTA - Menkominfo Tifatul Sembiring meminta ISP agar serius melakukan pemblokiran terhadap situs berbau pornografi. Jangan hanya karena yang disorot adalah enam ISP besar, lantas ISP kecil tak mau memblokir.
"Core bisnis ISP kan bukan pornografi, jadi masalah pemblokiran ini jangan kemudian dipersoalkan oleh ISP-ISP kecil dengan jumlah pelanggan sedikit," ujar Tifatul saat menerima perwakilan 12 LSM pendukung pemblokiran konten porno, di Gedung Kemkominfo, Jakarta, Selasa (31/8/2010).
Dikatakan Tifatul, investasi untuk pemblokiran tidaklah tinggi. Bahkan menurutnya Kemkominfo tak mengeluarkan anggaran.
Pernyataan Tifatul tersebut terkait adanya pernyataan sejumlah ISP yang keberatan memblokir situs porno.
"Semua sudah kita ajak bicara, semuanya setuju termasuk APJII," tandasnya.
"Tak ada protes dari ISP. Kami sudah kumpulkan mereka," tambahnya.
Namun diakui Tifatul, memang sejauh ini pemblokiran tidak bisa 100 persen berhasil.
"Sejauh ini baru 90 persen, dan bukannya kita pesimis tapi memang kita tak bisa 100 persen karena industri pornografi terus berubah," kata Tifatul.
Selain itu dikatakan Tifatul, selain dukungan tentunya juga masih banyak yang menolak. (srn)