TOKYO - Sony Corp akan menantang Apple di pasar aplikasi dengan meluncurkan layanan toko aplikasi. Layanan tersebut memungkinkan pengguna produk Sony mengunduh video, musik dan aplikasi, laiknya App Store.
Layanan tersebut akan diluncurkan bersamaan dengan pameran elektronik terbesar IFA di Berlin, jerman 3-8 September 2010. Demikian dilaporkan EconomicTimes, Rabu (1/9/2010).
Nantinya, layanan itu ditujukan untuk pengguna produk Sony seperti Walkman music players, Vaio, TV Bravia, perangkat Blu-ray dan ponsel Sony Ericsson. Khusus untuk ponsel Sony Ericsson, layanan tersebut baru akan hadir pada tahun 2011 mendatang.
Presiden Sony, Howard Stringer, memang diketahui telah berjuang cukup lama untuk mengembangkan layanan toko aplikasi tersebut. Tahun 2010 ini, Sony telah memulainya dengan menyediakan layanan Video on Demand untuk mendongkrak pendapatan dari musik dan film. Layanan video on demand di Amerika Serikat, dikenal dengan nama Qriocity.
Layanan aplikasi untuk pengguna produk asal Jepang ini, diperkirakan akan mampu menyaingi pesaingnya Apple App Store. Karena kebanyakan aplikasi video dan musiknya didukung dengan konten-konten 3D. Sebab Sony Corp juga tengah mengampanyekan produk televisi tiga dimensi (3D) sejak Juni mendatang.
Juru bicara Sony, enggan untuk mengomentari kabar peluncuran layanan toko aplikasi dan video on the demand di dunia tersebut ini. (ugo)