SINGAPURA - Pemerintah Singapura sedang memfokuskan diri untuk menangkap penjahat cinta di Internet. Pasalnya delapan orang di negara tersebut telah menjadi korban.
"Hati-hati jika berkenalan dengan orang dengan wajah menarik yang anda temukan di internet," ujar kepolisian setempat, seperti dikutip melalui Straits Times, Jumat (3/92/2010).
Menurut data kepolisian Singapura, sejak April lalu setidaknya ada delapan orang korban yang mengaku telah masuk ke dalam perangkap cinta palsu 'teman' baru mereka di internet. Korbannya tidak melulu perempuan tapi juga laki-laki.
Awalnya, korban diajak berkenalan terlebih dahulu oleh beberapa orang asing melalui situs kencan. Korban akan diminta untuk melakukan aksi 'nakal' di depan web cam. Nantinya aksi tersebut akan direkam oleh pelaku dan dijadikan alat untuk memeras korban.
Jika tidak memberikan apa yang diminta, pelaku akan mengancam untuk menyebarluaskan video tersebut. Bahkan dalam beberapa kasus, korban diminta untuk mentransfer sejumlah uang jika korban ingin memiliki video tersebut. (srn)