Getting Time...

Industri Hardcopy Bertransformasi

Koran SI - Koran SI
Sabtu, 4 September 2010 18:04 wib
detail berita

KUARTAL kedua 2010 merupakan kali pertama, sejak kuartal pertama 2000, pendapatan pasar hardcopy global mampu mengimbangi pertumbuhan volume penjualan dengan percepatan berdigit ganda.

Laporan terbaru firma riset International Data Corp (IDC) mengungkap, industri hardcopy global mengalami transformasi besarbesaran pada kuartal kedua (April- Juni 2010). Sebab, pada periode tersebut industri hardcopy global mampu meraih pertumbuhan berdigit ganda untuk volume penjualan sekaligus pendapatan. IDC menjelaskan, industri hardcopy memiliki dua komoditas utama, yaitu printer dan printer multifungsi (MFP), alias printer yang tidak hanya bisa mencetak dokumen, tetapi juga berfungsi sebagai mesin scanner (pemindai), foto kopi, dan faksimile.

IDC menemukan, volume penjualan hardcopy global pada kuartal kedua 2010 meningkat 20 persen per tahun menjadi 29 juta unit. Pada periode yang sama, pendapatan hardcopy global ternyata mampu pula meraih pertumbuhan berdigit ganda, yaitu 14 persen per tahun, menjadi USD13,3 miliar. Berdasarkan pemantauan IDC, volume penjualan hardcopy global memang sudah bertumbuh dengan percepatan berdigit ganda selama tiga kuartal berturut-turut, yaitu sejak kuartal keempat (Oktober- Desember) 2009. Namun demikian, IDC menegaskan, kuartal kedua 2010 merupakan kali pertama, sejak kuartal pertama (Januari-Maret) 2000, pendapatan pasar hardcopy global mampu mengimbangi pertumbuhan volume penjualan dengan percepatan berdigit ganda.

“Fenomena ini adalah imbas dari pemulihan kondisi perekonomian global. Pasar hardcopy global akan terus menguat di sepanjang 2010 karena kondisi perekonomian dunia membaik," tutur Program Manager Worldwide Quarterly Hardcopy Peripherals Tracker IDC Phuong Hang.

Di samping harmoni pertumbuhan volume penjualan dan pendapatan, IDC menambahkan, transformasi lain yang terjadi di pasar hardcopy global pada kuartal kedua 2010 adalah kebangkitan MFP laser monochrome (hitamputih). IDC mencatat, pada kuartalkuartal sebelumnya, MFP laser warna selalu menjadi pendorong utama pertumbuhan pasar hardcopy global karena volume penjualan produk tersebut selalu meraih pertumbuhan tertinggi.

Tetapi pada kuartal kedua 2010, produk yang mampu meraih pertumbuhan volume penjualan tertinggi adalah MFP laser monochrome. Berdasarkan data IDC, volume penjualan global MFP laser warna pada kuartal kedua 2010 memang mampu meraih pertumbuhan mencengangkan, yaitu pada level 33,0 persen per tahun. Akan tetapi, IDC menegaskan, volume penjualan global MFP laser monochrome ternyata meningkat lebih tinggi, yaitu 39,7 persen per tahun.

Berkat pertumbuhan tinggi volume penjualan global MFP laser monochrome, IDC memaparkan, pangsa teknologi monochrome di pasar hardcopy laser global pada kuartal kedua 2010 meningkat menjadi 83 persen. IDC mengungkapkan, sekitar 37 persen produk hardcopy berteknologi pencetakan laser monochrome yang terjual pada kuartal kedua 2010 adalah MFP. Sedangkan teknologi pencetakan laser warna, yang mulai didesak oleh teknologi pencetakan laser monochrome, pada kuartal kedua 2010 menjumpai penurunan pangsa pasar global menjadi 17 persen.

IDC menuturkan pula, sekitar 46 persen dari total produk hardcopy berteknologi pencetakan laser warna yang terjual pada kuartal kedua 2010 adalah MFP. Berkat lonjakan volume penjualan MFP laser, teknologi pencetakan laser pun mampu meningkatkan pangsa secara cukup signifikan di pasar hardcopy global pada kuartal kedua 2010, yaitu menjadi 35 persen alias lebih dari sembilan juta unit. IDC menegaskan, pertumbuhan volume penjualan global mesin hardcopy laser merupakan yang tertinggi di antara teknologiteknologi pencetakan yang lain. Namun begitu, IDC menjelaskan, teknologi laser masih terlalu jauh tertinggal untuk dapat menumbangkan dominasi teknologi pencetakan inkjet.

Sebab, IDC menemukan, pada kuartal kedua 2010 teknologi inkjet masih menguasai pangsa 66 persen dipasar hardcopy global. IDC menambahkan, teknologi inkjet mampu mempertahankan dominasi karena pada kuartal kedua 2010 volume penjualan global mesin hardcopy berteknologi inkjet meningkat 14 persen per tahun menjadi lebih dari 19 juta unit. IDC menyatakan, ini adalah pertumbuhan tertinggi teknologi inkjet sejak kuartal keempat 2003. Berdasarkan data IDC,sekitar 78 persen dari total mesin hardcopy berteknologi inkjet yang terjual pada kuartal kedua 2010 adalah MFP.

Pada masing-masing kelompok teknologi pencetakan hardcopy, baik laser atau pun inkjet, IDC menyebutkan, pangsa pasar MFP terus meningkat karena konsumen semakin menyukai sifat praktis MFP, yang sanggup menyajikan berbagai macam fungsi dari satu mesin. Dengan MFP, konsumen memang bisa menghemat ruang secara signifikan dibandingkan jika harus menggunakan berbagai macam alat pencetakan, atau pun pemindaian fungsi tunggal.Semakin kompetitif, MFP pun kini mampu menyajikan kualitas pencetakan,dan pemindaian, setara dengan printer atau pun scanner fungsi tunggal. (srn)

Beri komentar