SAN FRANCISCO - Oracle Corp telah mempekerjakan mantan CEO Hewlett-Packard Mark Hurd untuk membantu memimpin perusahaan tersebut. Penunjukan Hurdsebagai co-CEO dari Oracle datang sebulan setelah dia mengundurkan diri dari HP karena kasus pelecehan seksual.
"Mark melakukan pekerjaan yang brilian di HP dan saya berharap dia akan melakukan bahkan lebih baik di Oracle," kata CEO Oracle Larry Ellison, seperti diberitakan PC World, Selasa (7/9/2010).
"Masa depan ada di tangan Hurd, dengan pengalaman yang relevan lebih dari Markus Oracle. Adalah rekayasa lengkap dan terintegrasi sistem perangkat keras dan perangkat lunak untuk perusahaan," tambahnya.
Ellison sendiri bukanlah sosok asing bagi Hurd. Keduanya memang merupakan teman akrab, dan dikatakan sering main tenis bersama. Tak ayal, ketika Hurd didera isu pelecehan seksual, Ellison berada di garis depan untuk membela sohibnya tersebut.
Bahkan, direksi HP dinilai bodoh lantaran berani melepas orang sekelas Hurd, yang dinilai punya banyak pengalaman di industri TI. Hal ini disamakan ketika Apple melepas Steve Jobs pergi.
Sebelumnya, awal Agustus ini Hurd mengundurkan diri setelah ia dituduh melakukan pelecehan seksual dengan dalih bisnis mempertahankan bisnis perusahaan.
HP memutuskan menyerahkan kasus ini kepada penasehat hukum mereka untuk menyelidiki tuduhan bahwa Hurd telah melanggar kebijakan HP dan melakukan pelecehan seksual terhadap mantan kontraktor pemasaran. Namun pihak penyidik menyatakan jika Hurd tidak melakukan pelecehan seksual, hanya saja ia dianggap telah menyalahgunakan 'standar kode etik bisnis HP'.
(tyo)