PADA masa resesi dunia 2009, pasar PC (personal computer) global terbebas dari pertumbuhan negatif karena konsumen agresif membeli netbook. Memasuki 2010, saat perekonomian dunia mulai membaik, netbook ternyata mulai kehilangan kesaktian.
Terbukti, firma riset Gartner Inc menemukan, pangsa netbook di pasar PC global telah melemah sejak kuartal pertama (Januari-Maret) 2010, sehingga pada kuartal kedua (April-Juni) 2010 hanya tersisa kurang dari 18 persen. Padahal, Gartner menegaskan, pada 2009 netbook mampu menguasai pangsa pasar global hampir 20 persen.
"Konsumen mulai meninggalkan netbook karena netbook memang tidak bisa menggantikan PC standar, seperti notebook dan dektop. Karena itu, pangsa pasar global netbook akan terus melemah hingga 2014 sehingga hanya tersisa sekitar 10 persen," ujar Research Analyst Gartner Inc Raphael Vasquez.
Gartner menjelaskan, pada masa krisis ekonomi global 2009, konsumen agresif membeli netbook karena netbook adalah platform PC yang berharga paling terjangkau, kendati memiliki fungsi sangat terbatas.
Saat kondisi perekonomian membaik, sehingga konsumen lebih leluasa berbelanja, maka konsumen pun lebih memilih membeli notebook, atau pun komputer tablet.
"Konsumen mulai menghindari netbook karena dua sebab. Pertama, konsumen mulai menyadari limitasi netbook. Kedua, harga netbook menjadi tidak jauh berbeda daripada notebook karena para produsen notebook agresif memangkas harga," tutur Principal Analyst Gartner Inc Mikako Kitagawa.
Firma riset International Data Corp (IDC) pun sepakat dengan Gartner. IDC menegaskan, pangsa pasar global netbook pada 2010 terus melemah karena netbook tidak mampu berkompetisi dengan notebook, dan komputer tablet seperti iPad produksi Apple Inc.
"Pada 2010, peran netbook menjadi semakin keci karena notebookmulai bangkit sebagai pendorong utama pertumbuhan volume penjualan PC global," tutur Research Analyst Worldwide Quarterly PC Tracker IDC Jay Chou.
Selaras dengan perkiraan IDC, firma riset DisplaySearch Ltd mengungkapkan, peran netbook dalam mendorong pertumbuhan volume penjualan PC global pada 2010 akan terus melemah karena mulai digeser oleh notebook. DisplaySearch menjelaskan, konsumen lebih suka membeli notebook daripada netbook karena harga notebook terus melemah sedangkan harga netbook terus naik. Padahal, DisplaySearch menegaskan, notebook memiliki jauh lebih banyak fungsi daripada netbook.
"Tahun 2007 adalah kelahiran netbook. Selanjutnya, netbook berjaya pada 2008 dan 2009. Namun demikian, pada 2010 daya saing netbook mulai melemah karena harga notebook menjadi semakin terjangkau," tandas Director Notebook Market Research Display- Search Ltd John F Jacobs. Firma riset iSuppli Corp menambahkan, konsumen tidak membeli netbook karena menyukai platform tersebut, tetapi karena terpaksa.
"Netbook adalah platform PC yang berharga paling terjangkau dan memiliki mobilitas," tandas Principal Analyst Compute Platform iSuppli Corp Matthew Wilkins.
Ketika perekonomian membaik dan konsumen memiliki lebih banyak anggaran belanja ekstra, Wilkins menegaskan, maka konsumen akan kembali notebookkarena notebook memiliki fungsi komputasi dan hiburan lebih banyak daripada netbook.
iSuppli mencatat, penjualan netbook global pada 2008 bertumbuh dengan angka mencengangkan sebesar 2.424,0 persen. Tetapi iSuppli mengungkapkan, pada 2009 angka pertumbuhan itu turun menjadi 68,5 persen, pada 2010 turun lagi menjadi 39,6 persen, dan pada 2013 akan terus turun menjadi 13,1 persen. Firma riset Canalys Ltd memperkirakan pula,volume penjualan komputer tablet secara umum,yaitu iPad dan para pengekornya, akan mencapai 12,5 juta unit pada 2010. Canalys meyakini, angka itu akan membengkak menjadi 66 juta unit pada 2014.
"Karena iPad adalah yangpertama,makaiPadakantetap mendominasi pasar global tablet paling tidak hingga 2011. Setelah itu, iPad akan menghadapi kompetisi semakin ketat karena pesaing menjadi semakin banyak," tandas Vice President & Principal Analyst Canalys Ltd Chris Jones. (srn)