Getting Time...

ALU: 2014, Harga Modem LTE Kurang dari USD30

Stefanus Yugo Hindarto - Okezone
Kamis, 7 Oktober 2010 17:17 wib
detail berita
Alcatel Lucent

JAKARTA - Satu tantangan yang harus dihadapi para operator untuk mengimplementasikan LTE adalah ketersediaan modem. Saat ini harga perangkat modem LTE masih terbilang cukup tinggi yakni di kisaran USD1.000 hingga USD10 ribu.

"2014, harga dongle akan turun hingga menyentuh di bawah USD30," kata CTO Alcatel-Lucent Asia Pasific, Dirk Wolter saat acara 'Boarding to the World of LTE' di hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta, Kamis (7/10/2010).

Dirk menjelaskan pendapat ini didapat belajar dari pengalaman teknologi sebelumnya seperti 3G. Di awal pengenalan teknologi 3G, harga modem masih berkisar USD1.000, namun saat ini harga mencapai sekira USD40. 

Selain ketersediaan modem, tantangan lain yang dihadapi Indonesia adalah masalah frekuensi yang akan digunakan untuk implementasi. Menurut Dirk, ada beberapa pilihan frekuensi yang cocok digunakan untuk implementasi LTE, yakni 700Mhz, 2,3 Ghz, 2,6 Ghz.

"Masalah ini adalah topik serius di Indonesia karena memang harus memastikan frekuensi tersebut tidak bentrok dengan layanan lainnya, dan ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah," kata Dirk.

"Ini adalah pilihan dan harus dipertimbangkan mengenai masalah ekonomi," kata Dirk.

Dirk menegaskan, LTE merupakan kunci teknologi di Indonesia untuk membuktikan kualitas broadband dan meningkatkan penetrasi internet di Indonesia.

Alcatel Lucent, lanjut Dirk, telah mendapatkan sejumlah kontrak untuk menggelar teknologi LTE di sejumlah negara.

"Kami telah mendapatkan 7 kontrak eksklusif dengan operator telekomunikasi di antaranya AT&T dan Verizon di Amerika Serikat. Tak hanya itu Alcatel-lucent juga mendapatkan sekira 50 kontrak untuk ujicoba LTE," kata Dirk. (srn)

Beri komentar