Getting Time...

Kemkominfo Klaim Blokir 90 Persen Situs Porno

Sarie - Okezone
Senin, 25 Oktober 2010 13:30 wib
detail berita
(foto: Ilustrasi)

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengklaim telah memblokir sekira 90 persen situs porno.

"Tapi masih ada yang lolos, dan kami juga membuka posko pengaduan, maupun lewat email," kata Tifatul di sela acara Rakornas Kemkominfo 2010 di Jakarta, Senin (25/10/2010).

Dikatakannya, perintah untuk blokir situs porno telah diberikan kepada 180 ISP.

"Mereka wajib melakukan blokir, di dalam lisensi juga telah disebutkan pengajuan lisensi tidak bertentangan dengan UU," papar Tifatul.

"Tidak ada ISP yang core bisnisnya porno," tambah Tifatul.

Sebelumnya, Kemkominfo telah melakukan ujicoba pemblokiran terhadap enam ISP besar yang menguasai 92 persen market share.

"Kalau 180 ISP kita coba bisa 3 hari 3 malam. Saat ini, kami menyatakan 90 persen situs porno telah diblokir," kata Tifatul.

"Meski ada yang lewat jalur tikus itu 'the next step'," kata Tifatul.

Tak hanya pornografi, lanjut Tifatul, konten-konten berbau kekerasan tetap saja perlu diblokir.
"Kalo ada yang lolos kami akan meminta untuk segera diblokir," tambah Tifatul. (srn)

  • ht » 0 Tanggapan
    mana email pengaduannya ??
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Vicky » 0 Tanggapan
    Yakin?? kalo ini http://img152.imageshack.us/img152/7592/38104274.jpg masih bisa ternyata??
    Beri Tanggapan Laporkan
  • odji » 0 Tanggapan
    90% sepertinya tidak mungkin ,karena saya baru coba cek ternyata tu situs masih sangat banyak dan dengan mudah nya di kunjungi.lagian caranyamemblokir masih masih sangat mudah untuk di bobol ,para pecinta situs porno pasti sudah pada tau caranya.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • John Pantau » 0 Tanggapan
    Yah ilah ngeblockir nya kok kuno yah.. tinggal ganti dns paman google juga bisa di akses lg....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • INFO » 0 Tanggapan
    Sy tdk tahu prestasi apa yg dibanggakan dr statemen di atas klu bangsa ini maju dan pintar. Oknum ulama, DPR, pejabat negara ada juga yg memperkosa pasti tdk terkait dgn situs porno.
    Beri Tanggapan Laporkan

Beri komentar