Getting Time...

Adapter Game Bikin Perusahaan Rugi USD6 Miliar

Sarie - Okezone
Minggu, 21 November 2010 15:33 wib
detail berita
(foto: Ilustrasi)

TOKYO -  Maraknya penyebaran komputer dan adapter yang memungkinkan gamer menjalankan software game duplikat secara ilegal ternyata mampu membuat rugi perusahaan game hingga USD6 miliar.

Sayangnya produksi dan penjualan adapter, yang disebut dengan nama 'majikon' dalam bahasa Jepang, tidak masuk kategori ilegal. Hal inilah yang kemudian membuat adapter
tersebut marak dijual di pasar domestik.

Namun selain membuat rugi perusahaan game, penyebaran adapter itu bisa memunculkan virus komputer. Dalam beberapa kasus, data pribadi dan informasi pengguna komputer terinfeksi akan bocor di internet.

Dilansir melalui Straits Times, Minggu (21/11/2010), badan urusan kebudayaan di Jepang pun mulai khawatir dengan perkembangan ini. Oleh karena itu mereka mempertimbangkan untuk membuat aturan baru, menerapkan hukuman pidana atas penjualan dan penggunaan adapter ini. Langkah ini bisa berimbas pada perubahan undang-undang hak cipta.

Adapter tersebut berukuran sekira tiga sentimeter dan memungkinkan seluruh gamer untuk bermain game apapun di Nintendo DS, dengan software bajakan setelah perangkat memori dimasukkan terlebih dahulu.

Penggunaan adapter itu ternyata mampu menonaktifkan fungsi kontrol pada konsol game sehingga deteksi perangkat lunak ilegal yang digunakan tidak bisa berfungsi.

Seorang pelajar berusia 14 tahun mengatakan bahwa dirinya tidak berniat untuk menghentikan penggunaan adapter itu. Pasalnya adapter tersebut merupakan hadiah ulang tahunnya yang kemudian digunakan oleh hampir seluruh keluarga di rumahnya. (srn)

Beri komentar