MICROSOFT Lync akan menyederhanakan cara berkomunikasi, yakni dengan menggabungkan berbagai jenis teknologi yang ada saat ini. Mulai dari instant messaging, video, dan voice dalam satu antarmuka.
Perusahaan pun dapat membuat efisiensi terutama pada biaya komunikasi. Lync sebenarnya adalah keluarga baru dari Office Communications Server, Microsoft Communications Online dan Microsoft Communicator, yakni sebuah platform tunggal yang mengintegrasikan pelayanan pesan, kehadiran secara maya/online, audio, video, konferensi web, dan suara untuk menyatukan orang dalam sebuah solusi komunikasi. Aplikasi ini terintegrasi pula dengan Microsoft Office, Microsoft SharePoint dan Microsoft Exchange.
Menurut Sutanto Hartono,President Director PT Microsoft Indonesia, kehadiran Lync membuat perusahaan tidak perlu lagi menggunakan Private Automatic Branch eXchange (PABX). PABX ini merupakan perangkat sentral telepon yang umum digunakan di perkantoran untuk menghemat biaya telepon. Misalnya, cukup menekan ekstensi tertentu untuk menghubungi karyawan lain di satu kantor, atau bahkan di kota yang berbeda.
Tanpa PABX, perusahaan diuntungkan dari segi biaya dan perawatan hardware. Saat mendemokan Microsoft Lync kepada wartawan di Jakarta belum lama ini, Country Manager, Specialist Team Unit Microsoft, Anthonius Henricus menunjukkan bahwa bagaimana peranti itu bekerja dengan cepat dan canggih.
Sekilas tampilan Lync memang tidak berbeda dengan Yahoo! Messengeryang sudah sangat populer di Indonesia. Bedanya, selain chatting, ada banyak sekali fitur yang bisa digunakan. Misalnya untuk menelepon, mengirim SMS, ataupun e-mail. Selain itu, pengguna juga bisa mencari seseorang berdasarkan posisi ataupun keahlian mereka. Fitur keunggulan Lync lainnya adalah kemampuan untuk membagi dokumen secara online.
Dalam waktu bersamaan, pengguna bisa melihat sebuah dokumen,melakukan editing, pada waktu bersamaan. Fitur ini juga didukung oleh fitur telekonferensi atau video call. Bayangkan seorang direktur yang melakukan rapat secara online dengan bawahannya, padahal mereka tidak sedang berada dalam lokasi yang sama.
Namun, “tatap muka” tetap bisa dirasakan dan materi rapat juga dapat di-shareseketika untuk mendapat persetujuan ataupun revisi.Keputusan pun bisa diambil dengan cepat. ”Katakan pimpinan bengkel di Jakarta ingin melakukan training kepada cabang di kota lain. Nah, sang trainer tinggal melakukan telekonferensi, tidak perlu repot datang ke masing-masing bengkel di cabang,” kata Sutanto.
Dalam satu conference window, Microsoft Lync dapat menampung sebanyak 250 orang.Jalannya sebuah konferensi pun dapat direkam dengan mengklik tombol Record sehingga bisa digunakan oleh mereka yang berhalangan hadir. Demo yang dilakukan Anthonius memang menarik.Terbayang bagaimana waktu, energi, dan biaya yang bisa dihemat perusahaan jika peranti lunak ini berjalan dengan baik.
Tak hanya itu, jika informasi dapat di-share dengan cepat, tentu saja produktivitas perusahaan akan meningkat. Menurut Sutanto, penggunaan Microsoft Lync bisa berbeda dari masing-masing perusahaan. ”Tergantung habit dan kondisi perusahaan, tidak ada jalur yang sama dalam mengadopsinya,”katanya.
Tak hanya perusahaan besar dengan ratusan karyawan,menurut Sutanto, Microsoft Lync juga menyasar small & medium bisnis, juga edukasi dan institusi pemerintahan. Sebagai tambahan, lebih dari 30 mitra meluncurkan aplikasi mereka di atas platform Lync untuk berbagai tipe dan ukuran organisasi publik maupun swasta. Solusi ini termasuk menyediakan pusat data kontak, rekaman kegiatan telepon, akunting, jasa pengawasan performa,dan aplikasi-aplikasi baru yang menyatukan komunikasi dengan proses bisnis.
“Lync mewujudkan visi kami untuk menyatukan semua bentuk komunikasi bisnis modern, memberikan pengalaman berkomunikasi yang lebih kolaboratif dan ‘intim’ melalui fitur-fitur seperti video HD,rekaman konferensi,serta fitur sosial seperti update status dan aktivitas,”kata Gurdeep Singh Pall, Corporate Vice President Microsoft Lync & Speech Group.
Microsoft Lync baru bisa dibeli secara resmi pada 1 Desember mendatang.Namun, pengguna dapat mencoba versi trial-nya dengan mengunduh di www.microsoft.- com/lync. Untuk harganya, baru akan diumumkan bersamaan pada hari rilisnya nanti. Gurdeep juga menyoroti pentingnya mitra untuk menyediakan hardware yang mendukung Lync.
Terutama dalam peralatan pendukung audio dan video conferencing, PC dan laptop, telepon dan headset nirkabel. Microsoft sebelumnya telah mengeluarkan sertifikasi bahwa perangkat ini memenuhi standar Lync dan plug-and-play. Sertifikasi berarti perangkat dukungan audio yang sesuai dan standar video untuk memastikan pengguna mendapatkan pengalaman Microsoft Lync. (Koran SI/Danang Arradian) (srn)