Teknologi 3D TV LED Baru Samsung

Teknologi 3D TV LED Baru Samsung

SAMSUNG Electronics meluncurkan TV LED 3D seri terbaru yang menghadirkan kembali pengalaman hiburan di rumah dengan sentuhan elegan, simpel, dan kemewahan.

Samsung meluncurkan lebih dari 40 model televisi di Consumer Electronics Show (CES) di Las Vegas beberapa waktu lalu, dengan ukuran layar mulai 19 inci hingga 65 inci. Bingkai TV dipangkas hingga 80 persen lebih tipis agar tidak dapat membaur dengan mudah dengan interior sekitarnya. Teknologi tiga dimensi (3D) pun diperbaiki, menjadi lebih cantik.

"Samsung telah memperkenalkan lagi elemen visual yang akan membuat TV kita merupakan pusat perhatian di dalam ruangan," ujar Sangchul Lee, Senior Vice President, Visual Display Business di Samsung Electronics.

Menurut Lee, saat ini Samsung memegang 70 persen dari pangsa pasar TV 3D di Amerika Serikat. Dengan konten 3D yang lebih lengkap, Samsung berharap lebih banyak konsumen yang akan memilih fitur tersebut. Seri Samsung LED D8000 memiliki bingkai hanya 0,2 inci dan menggunakan Quad Stand untuk memastikan keselarasan akhir antara TV dan interior sekitarnya. Dengan refresh rate 240Hz, 2 milidetik motion picture response time(MPRT) dan lampu LED yang disempurnakan, penerima CES Innovation Award ini menawarkan pengalaman dua dimensi (2D),3D, dan gambar HD lebih nyata dan jernih.Untuk Ultra Clear Panel,TV ini pertama menawarkan teknologi Micro Dimming Plus yang menghadirkan gambar lebih nyata dan warna hitam yang pekat dan putih yang jernih.

Seri D8000 hadir dengan kacamata 3D terbaru dengan konektivitas Bluetooth dan remoteTV.TV ini sudah memiliki koneksi Wi-Fi yang dapat dimaksimalkan dengan Smart Hub Samsung.Misalnya terhubung ke perangkat lain menggunakan DLNA atau teknologi One Foot Connection milik Samsung. Seri lainnya, Samsung LED D7000, memiliki bentuk desain yang minimalis. Bingkai layar TV berukuran 0,2 inci transparan menggunakan teknologi dual cetakan Touch of Color untuk menampilkan bayangan warna merah pada pinggiran bingkai kristal.Quad Stand lebih ramping, namun ketinggian yang lebih rendah sehingga membuat kestabilan TV yang baik dan kokoh.

Dengan Auto 3D Format Setup, TV secara otomatis mendeteksi format yang sesuai pada saat menampilkan konten 3D. Penonton dapat duduk lebih jauh dan membiarkan Smart TV mereka menentukan konten untuk pengalaman menonton terbaik. LED D7000 mampu menampilkan teknologi backlight scanning. Juga Auto Motion Plus, yakni penyisipan gambar menggunakan algoritma milik Samsung untuk menciptakan gambar 2D dan 3D yang lebih tajam dan perpindahan gambar yang halus.

Terutama untuk pergerakan video yang sangat cepat. Untuk konsumen yang mencari hiburan 3D tanpa ingin menguras kocek,Samsung TV LED seri D6400 merupakan TV LED 3D 120Hz ideal,menawarkan teknologi unik yaitu double-rate frame untuk mengurangi waktu perpindahan gambar sebesar 50 persen. Terutama dalam meningkatkan kualitas pandang dari konten 3D. LED D6400 juga menawarkan desain rangka tipis untuk menghadirkan pengalaman menonton 3D yang lebih mendalam.

Rangka ramping ToC yang seperti prisma memiliki bayangan merah yang hampir tak terlihat dari depan,tapi terlihat pada saat penonton pindah ke samping untuk meminimalisasi gangguan pada saat menonton 3D, 2D,HD,atau konten streaming. 3D Peak Algorithm milik Samsung mengurangi pemakaian energi listrik hingga 15 persen. Brightnessnya dapat meningkat hingga 20 persen. Motion Adaptive Dimming algorithm yang unik juga mengurangi pemakaian energi listrik hingga 20 persen dengan mengontrol penerangan LED, menurut gerak vectorgambar. Selanjutnya,LED 6400 dikembangkan dengan menggunakan teknologi desain Samsung yang ramah lingkungan dan meminimalisasi dampak lingkungan selama siklus hidupnya. (Koran SI/ Danang Arradian)

(srn)

Baca Juga

Jangan Sampai Pecah! Apple Naikkan Harga Perbaikan Layar iPhone

Jangan Sampai Pecah! Apple Naikkan Harga Perbaikan Layar iPhone