SEOUL - Korsel kini sedang meningkatkan masalah keamanan internet, setelah 40 situs milik pemerintah dan agensi lainnya diserang. Demikian ujar pihak Korea Communications Commision (KCC).
Seorang juru bicara KCC mengkonfirmasi informasi detil mengenai serangan distributed denial of service (DDoS) tersebut, yang sebelumnya diinformasikan oleh firma keamanan internet AhnLab. Demikian seperti yang dikutip dari WA Today, Jumat (4/3/2011).
AhnLab mengatakan kalau yang diserang sudah termasuk situs militer, pertahanan, kementrian, pajak, parlemen dan intelijen.
AhnLab sendiri mengatakan kalau situsnya sendiri juga diserang bersama dengan tujuh situs bank besar. Intensitas serangan tersebut juga belum jelas. Beberapa situs baru bisa diakses satu jam setelah terjadinya serangan.
KCC mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa pemerintah telah bekerjasama dengan agensi keamanan internet untuk menghadapi masalah ini. Mereka menganjurkan kepada pengguna untuk secepatnya mengunduh software anti-virus.
Pada bulan Juli 2009, sebuah serangan cyber besar mematikan 25 situs domestik di AS, termasuk Gedung Putih dan Pentagon.
Kepala dinas intelijen Korsel menyalahkan kementrian telekomunikasi Korut atas insiden tersebut, meski pihak AS belum tahu penyebabnya. Lalu pada bulan Juli 2010, setahun setelah serangan pertama, terjadi lagi serangan kepada situs-situs tersebut. (srn)