Getting Time...

4 Tahun, IMO Masuk Posisi 5 Besar Ponsel Lokal

Sarie - Okezone
Kamis, 7 April 2011 17:44 wib
detail berita
Presdir PT KOIN, Sarwo Wargono (tengah) pada perayaan ulang tahun ponsel IMO yang ke-4 (foto: IMO)

JAKARTA - Ponsel lokal semakin diminati masyarakat. Buktinya dari total jumlah ponsel yang beredar, 50 persennya diklaim merupakan kontribusi dari ponsel merek lokal.

Hal ini disampaikan oleh Sarwo Wargono, Presiden Direktur PT Konten Indomedia Pratama, yang juga pemilik merek ponsel IMO. Menurutnya ada sekira 30 juta unit ponsel yang terdistribusi di Indonesia sepanjang 2010 lalu, dan angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 13 persen dibanding tahun sebelumnya.

"Dari 30 juta unit ponsel itu, sekira 50 persennya adalah ponsel merek lokal. Nah, dari keseluruhan jumlah unit ponsel lokal, IMO Mobile telah berhasil menduduki posisi 5 besar di pasar ponsel lokal," ujar Sarwo saat perayaan ulang tahun IMO yang ke-4 di Jakarta.

Dalam keterangannya itu, Sarwo mengaku sangat bangga dengan pencapaian IMO selama kurun 4 tahun. Oleh karena itu perusahaan yang dipimpinnya itu akan berupaya untuk terus meningkatkan kualitas konten lokal di dalam ponsel IMO.

IMO sendiri hadir di Indonesia sejak 2006. Dimulai dengan Ponsel Sliding Pertama di Indonesai IMO C2000, IMO P900 Ponsel Proyektor Pertama, IMO W900 Ponsel Adventure, IMO S900 Ponsel Android Lokal Pertama. IMO W8000 Ponsel lokal 3G termurah. Semua produk IMO hadir ke tangan konsumen di Indonensia dengan mempertimbangkan harga yang kompetitif, fitur lengkap, kualitas terdepan.

Untuk Menunjang produksi Ponsel yang berkualitas, Ponsel IMO telah membuka pabrik di daerah  Shenzhen, Propinsi Gungdong China. Selain pembuatan pabrik, ponsel IMO juga telah terdaftar imeinya di BABT (The British Approvals Board for Telecommunications) yang merupakan badan internasional untuk identifikasi Imei dunia. Jadi seluruh Ponsel IMO yang ada di Indonesia telah legal terdaftar. Ponsel IMO juga telah bekerjasama dengan PT INTI (Industri Telekomunikasi Indonesia) dalam mengembangkan produk ponsel unggulan dengan berkarakter budaya bangsa Indonesia dan mengembangkan konten-konten lokal di handset IMO.

Selain meningkatkan mutu dan layanan, Ponsel IMO juga bekerjasama dengan dunia pendidikan hal tersebut di lakukan agar industri bisnis telekomunikasi di Indonesia dapat bersenergi dengan dunia pendidikan. Kerjasama yang telah di jalankan antara lain dengan Universitas Gundarma, BSI, dan juga melakukan Workshop pengembangan Aplikasi Android bersama IM2 ke beberapa Universitas yang telah berjalan anatara lain ITB, ITS.

IMO juga melakukan upaya untuk menunjang perkembangan distribusi Ponsel IMO, beberapa di antaranya yang baru dilakukan adalah bekerjasama dengan PT Adira Dinamika Multi Finance (Adira Finance), dan merambah pasar Timur Tengah dengan menggandeng Lalei Albarakah Est (Batterjee Group). (srn)

Beri komentar