Telkomsel Klaim Sukses Rengkuh 100 Juta Pelanggan

Ilustrasi

Telkomsel Klaim Sukses Rengkuh 100 Juta Pelanggan
JAKARTA - Telkomsel secara resmi mengumumkan keberhasilannya mencapai 100 juta pelanggan, Selasa (26/4/2011).

Beberapa waktu lalu, Direktur Utama Sarwoto Atmosutarno sebenarnya sempat mengutarakan keberhasilan tersebut. Pencapaian ini menjadikan Telkomsel sebagai operator seluler ketujuh dunia yang mampu merengkuh 100 juta pelanggan dalam satu negara.

Sarwoto menegaskan klaim 100 juta pelanggan ini tidak dicetuskan secara sembarangan. Pasalnya, Telkomsel memiliki standar ketat dalam penghitungan pelanggan.

Untuk memastikan sebuah SIM card benar-benar merepresentasikan pelanggan, Telkomsel akan memantau aktivitas kartu apakah terdapat outgoing atau incoming call. Jika sebuah kartu terpantau tidak aktif selama enam bulan, Telkomsel secara otomatis akan mematikan kartu tersebut.

"Seperti diketahui, kami sebenarnya mengharapkan pencapaian 100 juta pelanggan ini tahun lalu, tapi ternyata baru tercapai April ini," ungkap Sarwoto pada konferensi pers di Ritz Carlton Pacific Place.

"Ini disebabkan persaingan industri seluler di Indonesia yang sudah mendekati titik jenuh, dengan persaingan lebih dari 7 operator," imbuhnya.

Sarwoto menambahkan jika churn rate Telkomsel saat ini mencapai lebih dari tujuh persen, dimana pihaknya harus menjual 7 juta kartu perdana sebelum bisa mendapatkan 1 juta pelanggan.

Menyusul raihan penting ini, perusahaan berkomitmen menjadikan operator ini lebih besar dengan layanan berpusat pada data. Hal itu ditegaskan melalui komitmen Telkomsel mengalokasikan 60 persen dari investasi belanja modal (capital expenditure / capex) senilai USD1,1 miliar atau sekira Rp10,9 triliun untuk peningkatan layanan broadband.

"Setelah berhasil melakukan penetrasi kepada 100 juta pelanggan, kami bertekad untuk memimpin dan mendukung terwujudnya ekonomi dan masyarakat berbasis broadband di Indonesia," papar Sarwoto.

Saat ini Telkomsel sendiri sudah memiliki lebih dari 38 ribu BTS, dimana 8.300 diantaranya adalah Node B atau BTS 3G.
(tyo)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Google Bikin Sistem Cegah Pelanggaran Hak Cipta