Getting Time...

Anggota BRTI Baru

"Ada Konspirasi Mendiskreditkan IDTUG"

Susetyo Dwi Prihadi - Okezone
Rabu, 4 Mei 2011 10:40 wib
detail berita
BRTI

JAKARTA - Belum juga dilantik sebagai anggota baru Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), Nurul Yakin Setya Budi sudah mendapatkan jalan terjal. Mulai dari tidak transparannya penunjukan oleh Kemenkominfo, sampai peran IDTUG yang kuran terdengar gaungnya.

"Saya melihatnya ini sebagai konspirasi untuk mendiskreditkan IDTUG maupun saya sebagai pribadi. Karena selama ini memang IDTUG dikenal sebagai organisasi yang vokal dalam membela konsumen telekomunikasi," terang Nurul, saat berbincang dengan okezone, Rabu (4/5/2011).

Nurul menambahkan, merupakan hak tiap orang untuk mengatakan kalau IDTUG selama ini kurang bergaung dalam memperjuangkan konsumen telekomunikasi. Karena baginya, masalah itu adalah persepektif, yang bisa saja berbeda-beda.

Salah satu bukti bahwa IDTUG diakui keberadaanya adalah, belum lama ini organisasi yang berdiri sejak tahun 2004 tersebut secara khusus diminta oleh Kemenkominfo untuk memberikan masukan tentang revisi 5 Permen tentang QoS Bidang Telekomunikasi. Intinya, IDTUG sepakat untuk meningkatkan tolak ukur kinerja layanan Telekomunikasi secara terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Kita juga mendorong agar ratio Succes Call 99 persen untuk layanan Voice, karena beberapa operator sudah mengklaim 100 persen dari ketentuan 90 persen," katanya.

Selain itu Nurul juga mengatakan, IDTUG selama ini adalah organisasi yang legal, karena memang terdaftar secara resmi di notaris hingga sampai ke Kementerian Hukum dan HAM. Walaupun dalam perjalannya, ada beberapa perubahan yang terjadi di tubuh organisasi tersebut.

Kritikan yang ditujukan IDTUG, diyakini oleh Nurul sebagai wujud dorongan dan harapan masyarakat agar IDTUG semakin kuat. Walaupun secara personal, Nurul aga kecewa dengan beberapa suara sumbang yang ditujukan kepadanya secara pribadi.
 
Nurul memang mengakui bahwa dirinya pernah berusan dengan kasus hukum. Namun dia menegakan bahwa saat itu, kasus sudah dianggap selesai secara baik-baik antara dirinya dengan pihak pelapor.

"Asal tahu saja saya maju sebagai anggota BRTI atas nama pribadi, dan melalui test yang ketat. Saya agak mempertanyakan secara etika, ketika ada seseorang advokat yang tidak menjaga rahasia kliennya," sindir Nurul.
(tyo)

Beri komentar